<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.1.2" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>ANTARA</title>
	<link>http://www.antara.net.id</link>
	<description>Kantor Berita Indonesia</description>
	<pubDate>Mon, 14 May 2012 02:30:00 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.1.2</generator>
	<language>id</language>
			<item>
		<title>Iwak Peyek pun tidak menolong tebu</title>
		<link>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/14/iwak-peyek-pun-tidak-menolong-tebu/id/</link>
		<comments>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/14/iwak-peyek-pun-tidak-menolong-tebu/id/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 02:28:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humas</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/14/iwak-peyek-pun-tidak-menolong-tebu/id/</guid>
		<description><![CDATA[
&#160;

Jakarta - Saya tertegun ketika berkunjung ke Pabrik Gula Madukismo, Yogyakarta, hari Minggu pagi kemarin. Terutama ketika melihat ada crane baru di situ. 
“Baru beli crane ya?” sapa saya kepada Ir. Putu Aria Wangsa, Kabag Instalasi yang mendampingi saya naik turun tangga di pabrik gula itu.
Crane pengangkat tebu ke  mesin penggilingan itu memang kelihatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="center"><a href='http://www.antara.net.id/wp-content/uploads/2012/05/20120508007.jpg' title='20120508007.jpg'><img src='http://www.antara.net.id/wp-content/uploads/2012/05/20120508007.jpg' alt='20120508007.jpg' /></a></div>
<p>&nbsp;</p>
<div align="justify">
Jakarta - Saya tertegun ketika berkunjung ke Pabrik Gula Madukismo, Yogyakarta, hari Minggu pagi kemarin. Terutama ketika melihat ada <em>crane</em> baru di situ. </p>
<p>“Baru beli <em>crane</em> ya?” sapa saya kepada Ir. Putu Aria Wangsa, Kabag Instalasi yang mendampingi saya naik turun tangga di pabrik gula itu.</p>
<p><em>Crane</em> pengangkat tebu ke  mesin penggilingan itu memang kelihatan masih baru. Catnya yang kuning mengkilap terasa kontras dengan mesin-mesin lain di sekitarnya yang sudah kelihatan karatan.</p>
<p>“Itu bukan baru Pak. Itu <em>crane</em> Ayu Azhari,” jawab Putu sambil terlihat menahan tawa.</p>
<p>Semula saya kurang paham apa maksudnya. Tapi tawa saya segera meledak ketika Putu menyebut isi <em>Manufacturing Hope</em> 25 yang saya tulis pekan lalu: Peralatan Pabrik yang tua-tua pun akan kelihatan ayu dan rapi kalau dirawat dengan baik.</p>
<p>“Setelah membaca <em>Manufacturing Hope</em> itu kami langsung bersihkan dan mengecat <em>crane</em> itu,” tambahnya. Memang pabrik-pabrik gula milik BUMN umumnya luar biasa kotor dan semrawut. Besi-besi tua berserakan di mana-mana, termasuk di dalam pabrik dan di sekitar mesin. Atap-atap bolong terlihat di seluruh pabrik. Dinding-dindingnya banyak yang compang-camping. Gundukan berbagai material terlihat di berbagai sudut halaman muka dan belakang. Besi-besi karatan mendominasi pemandangan.</p>
<p>Pabrik Gula Madukismo yang didirikan tahun 1955, termasuk yang paling muda di jajaran pabrik gula BUMN. Juga termasuk yang masih relatif bersih dan teratur di banding 52 pabrik lainnya.</p>
<p>Tapi tetap saja masih terasa seperti horor. Padahal, biar pun tua, kalau dirawat dengan baik pasti berbeda penampilannya. Apalagi ini pabrik yang mengolah makanan, yang seharusnya identik dengan kebersihan dan keindahan.</p>
<p><strong>Hama uret</strong></p>
<p>“<em>Crane</em> Ayu Azhari” tadi menjadi contoh yang nyata. Betapa hanya dengan sedikit sentuhan saja penampilan Madukismo terlihat mulai berbeda. Apalagi kelak kalau bagian-bagian lain juga dirawat dengan cara yang sama.</p>
<p>Saya yakin teman-teman di semua pabrik gula mampu mewujudkannya.</p>
<p>Tentu pembenahan fisik itu tidak perlu dilakukan sekarang. Saat ini semua perhatian harus tercurah pada persiapan dimulainya musim giling. Semua energi fokus dulu ke situ. Apalagi seperti Madukismo ini sudah memutuskan memulai giling dua hari lalu, maju seminggu dari kesepakatan awal. Keputusan ini diambil untuk menolong petani tebu di sekitar Yogya dan Purworejo yang lagi berlomba melawan hama uret. Kian mundur dimulainya giling, kian luas hama itu menghancurkan tebu milik petani.</p>
<p>Semula saya heran mengapa hama uret tidak bisa diatasi. Karena itu, setelah urusan di PG Madukismo selesai, saya minta diantar ke kebun-kebun yang terkena hama. Saya iba melihat kebun tebu yang meranggas, yang kekuningan, dan yang terlihat sakit-sakitan. Para petani di Sleman itu mengajak saya masuk lebih dalam ke areal yang terkena uret. </p>
<p>Salah seorang di antaranya membawa cangkul. Dia ingin menunjukkan betapa sulitnya uret dikendalikan. Dia cangkul tanah di bawah tebu yang sakit-sakitan itu. Dalam beberapa kali cangkulan, dia sudah bisa memunguti ulat-ulat gemuk sebesar jari bengkak orang dewasa. “Dalam satu meter persegi bisa kita temukan 50 uret,” ujar ujar Gito Sudarno, petani tebu yang juga ketua DPD Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) Yogyakarta.</p>
<p><strong>Iwak peyek</strong></p>
<p>Uret-uret itu memakan akar tebu. Di Sleman saja 300 ha yang terkena uret. Di Purworejo dua kali lipat luasnya. Itulah sebabnya tebu yang terkena uret harus segera ditebang. Berarti pabrik gula harus mempercepat musim gilingnya.</p>
<p>&#8220;Yang sudah terkena uret pun masih bisa menghasilkan 60%,&#8221; ujar Roby Hermawan, petani yang juga pengurus APTR . Di masa lalu berbagai upaya melawan uret itu sudah dilakukan. Berbagai bahan kimia juga sudah dicoba. “Belum ada yang berhasil,” tambah Ristiyanto, petani tebu yang juga pengurus nasional APTR.</p>
<p>Bahkan pernah dicoba gerakan membuat iwak peyek dari uret. Maksudnya agar mangsa tebu itu balik dimangsa manusia. Gagal juga.</p>
<p>Pertama, iwak peyek dari uret tidak segurih iwak peyek dari kacang atau teri. Kedua, uret itu sembunyi ke dalam tanah yang dalam. Sedalam 3 meter pun masih ditemukan uret.</p>
<p>Ini benar-benar tantangan bagi ahli dari universitas yang memiliki jurusan khusus bidang pemberantasan hama.</p>
<p>Pernah petani mengubah tanaman tebu menjadi ketela rambat dan ubi kayu. Sama saja. Bahkan lebih hancur. Lalu ditanami jagung: idem ditto. Menurut para petani, satu-satunya yang tahan uret adalah tanaman wijen. Tapi hasilnya tidak nyucuk. Akhirnya tidak ada pilihan lain kecuali menanam tebu. Biar pun hanya 60% dari normal, masih lebih menghasilkan daripada tanaman lain.</p>
<p>Karena itu para petani di kawasan tersebut berharap pabrik gula bisa membuat jadwal giling yang cocok untuk mereka. Cara terbaik untuk mengurangi dampak uret itu, menurut pengalaman para petani yang sudah puluhan tahun bergaul dengan uret,  hanyalah: kejar-kejaran waktu. Saat uret belum jadi semacam kepompong, tebu sudah harus ditanam.</p>
<p>Agar tebu sudah bisa dipanen saat kepompon itu bermetamorfosis menjadi uret. Itu berarti bulan Juni (bulan depan) petani sudah harus kembali menanam tebu.</p>
<p><strong>Tidak egois</strong></p>
<p>Dalam proses metamorfosis, kepompong itu akan jadi binatang terbang semacam kwangwung dan menetaskan telur pada bulan tertentu. Saat itu nanti tebu sudah mulai tinggi.Sebaiknya tebu sudah matang untuk ditebang pada awal Mei, menjelang uret gencar-gencarnya menyerang. Itu menurut ilmu para petani berdasarkan pengalaman mereka yang puluhan tahun. Entahlah, cara ilmiahnya seperti apa. Memang uret tersebut hanya menyerang tebu di kawasan tertentu. Yakni di daerah yang tanahnya agak berpasir. Petani menyebutkan jenis tanah ini dengan istilah “tanah ngompol”.</p>
<p>Tanah yang biar pun di musim kemarau yang kering masih menyimpan air di dalamnya. Tingkat kebasahan itulah yang membuat kelembaban di dalam tanah sangat ideal untuk berkembang biaknya uret.</p>
<p>Dalam kasus seperti ini pabrik gula memang tidak boleh egois. Tebangan tahap pertama memang harus memprioritaskan tebu dari kawasan rawan seperti ini. Ini persoalan khas Madukismo.</p>
<p>Saya belum mendengar pabrik gula yang lain mengalami problem yang sama. Meski begitu, minggu-minggu mendatang saya akan lebih banyak mengunjungi pabrik gula.</p>
<p><strong>Tekad kuat</strong></p>
<p>Saya ingin melihat seberapa semangat masing-masing pabrik gula berbenah diri. Seberapa kuat tekad mereka untuk keluar dari neraka kesulitan selama ini. Saya tahu bahwa di seluruh pabrik gula sudah mempunyai tekad baru. Kerja, kerja, kerja. Saya bangga ketika menerima informasi bahwa kini sudah ada pegawai yang berani menolak suku cadang pabrik yang tidak memenuhi spek.<br />
Itulah suku cadang yang kalau dipaksakan akan membuat pabrik lebih sering berhenti giling.</p>
<p>Kalau saja pembenahan manajemen tahun ini berhasil, masih ada pekerjaan besar lainnya tahun depan. Yakni perang melawan lahan dan tanaman fiktif. Tidak boleh lagi pabrik memiliki lahan dan tanaman yang hanya ada di atas kertas, tapi kenyataannya tidak ada di lapangan. Biayanya sudah banyak keluar tapi tebunya tidak ada. Pekerjaan lainnya yang menanti adalah, itu tadi, pembersihan pabrik secara total. Ketika musim giling nanti selesai, pembenahan pabrik harus dilakukan.</p>
<p>Bagian-bagian pabrik yang kumuh, tidak rapi, gundukan-gundukan, besi-besi tua harus dirapikan. Memang ada kesalahan saya di sini: tidak segera mengubah peraturan Menteri BUMN yang menghambat terjadinya pembenahan ini.</p>
<p><strong>Raw Sugar</strong></p>
<p>Saya berjanji untuk dalam satu-dua hari ini mencabut peraturan itu. Dengan demikian manajemen tidak ragu lagi dalam menyingkirkan benda-benda yang membuat kotor itu.</p>
<p>Kabar baik yang lain datang dari Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. Beliau sudah memutuskan yang boleh mengimpor <em>raw sugar</em> nanti adalah pabrik gula milik BUMN. Tujuannya untuk menambah efisiennya pabrik gula kita.</p>
<p>Dulu memang ada janji bahwa importir <em>raw sugar</em> haruslah yang punya pabrik gula, atau yang berjanji segera membangun pabrik gula.</p>
<p>Sampai hari ini, setelah sekian tahun impor <em>raw sugar</em> diberikan, memang belum ada yang membangun pabrik gula. Impor <em>raw sugar</em> itu nanti juga dijatuhkan tepat pada saat pabrik gula hampir selesai melakukan giling. Maksudnya, agar selesai menggiling tebu, pabrik gula bisa langsung menggiling <em>raw sugar</em>.</p>
<p>Karena itu pabrik gula yang baik akan mendapat kesempatan menambah efisien dengan cara menggiling <em>raw sugar</em>. Hanya manajemen pabrik gula yang baik yang akan mendapat kepercayaan itu. Sebuah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. </p>
<p>Hidup Ayu Azhari!</p>
<p><strong>*Menteri BUMN RI</strong><br />
(AntaraNews 2012, Setper-14/5)</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/14/iwak-peyek-pun-tidak-menolong-tebu/id/feed/id/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>ANTARA dan Alumni Tsinghua Gelar Ceramah Ekonomi</title>
		<link>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/12/antara-dan-alumni-tsinghua-gelar-ceramah-ekonomi/id/</link>
		<comments>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/12/antara-dan-alumni-tsinghua-gelar-ceramah-ekonomi/id/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 00:07:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humas</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/12/antara-dan-alumni-tsinghua-gelar-ceramah-ekonomi/id/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;

Jakarta - Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dan Perhimpunan Alumni Universitas Tsinghua, Beijing, (PERTI), menyelenggarakan ceramah ekonomi bertajuk &#8220;Ekonomi Makro Tiongkok&#8221; Senin pekan depan (14/5) pukul 12.00 s/d 14.30 WIB.
Ceramah yang diadakan di Auditorium Adhyana, Wisma ANTARA lantai 2, Jakarta Pusat ini akan disampaikan oleh Prof. Yingyi Qian, Dekan Sekolah Ekonomi dan Manajemen, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<div align="justify">
Jakarta - Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dan Perhimpunan Alumni Universitas Tsinghua, Beijing, (PERTI), menyelenggarakan ceramah ekonomi bertajuk &#8220;Ekonomi Makro Tiongkok&#8221; Senin pekan depan (14/5) pukul 12.00 s/d 14.30 WIB.</p>
<p>Ceramah yang diadakan di Auditorium Adhyana, Wisma ANTARA lantai 2, Jakarta Pusat ini akan disampaikan oleh Prof. Yingyi Qian, Dekan Sekolah Ekonomi dan Manajemen, Universitas Tsinghua, Beijing, China.</p>
<p>Profesor kelahiran Beijing ini adalah lulusan Universitas Tsinghua tahun 1981 dan memperoleh Ph.D bidang ekonomi dari Universitas Harvard.</p>
<p>Dia juga memperoleh M.Phil Management Science/Operations Research dari Universitas Yale dan gelar M.A. di bidang Statistik dari Universitas Columbia di Amerika Serikat.</p>
<p>Yingyi Qian ditunjuk sebagai Dekan Sekolah Ekonomi Manajemen Universitas Tsinghua pada Oktober 2006.</p>
<p>Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Ahmad Mukhlis Yusuf menyatakan China yang berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir selalu menarik untuk dipelajari, terutama bagaimana Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus didukung negara untuk menguasai pasar dalam negeri dan ekspansi di luar negeri.</p>
<p>&#8220;Termasuk mempelajari apa insentif yang diberikan negara bagi dunia usaha dalam pertumbuhan usahanya,&#8221; kata Mukhlis.</p>
<p>Sebagai kantor berita nasional, ANTARA berkepentingan mengetahui soal strategis seputar kawasan, terkait kebijakan China dalam menatap masa depan Asia Pasifik.</p>
<p>Termasuk, seberapa dan apa kepentingan China bagi Indonesia, kata Mukhlis Yusuf seraya meyebutkan telah menugaskan seorang wartawan untuk mengepalai perwakil Beijing. </p>
<p>&#8220;Tiga minggu lalu, kami mengundang Presiden Xinhua (Kantor Berita China) yang juga diterima oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono,&#8221; kata Mukhlis.</p>
<p>Sekolah Ekonomi dan Manajemen Universitas Tsinghua adalah salah satu sekolah bisnis bereputasi wahid yang terus dipelihara hingga saat ini di China.</p>
<p>Berdiri pada 1984 dengan salah satu pendirinya adalah mantan Perdana Menteri China ZHU Rongji.</p>
<p>Paparan “Ekonomi Makro Tiongkok” ini juga akan dihadiri pelaku usaha dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), pemimpin redaksi media, akademisi, BUMN, kalangan perbankan, kementerian dan instansi pemerintah, redaktur dan wartawan media massa, mahasiswa serta masyarakat umum.</p>
<p>(AntaraNews 2012, Setper-12/5)</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/12/antara-dan-alumni-tsinghua-gelar-ceramah-ekonomi/id/feed/id/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>PII Enginering Award 2012</title>
		<link>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/12/pii-enginering-award-2012/id/</link>
		<comments>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/12/pii-enginering-award-2012/id/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 00:03:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humas</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/12/pii-enginering-award-2012/id/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;

Jakarta - Pengembangan teknologi di Indonesia harus dipacu dengan mengandalkan sinergi dari segenap potensi bangsa, yakni ilmuwan, insinyur, teknolog serta tenaga ahli berbagai bidang termasuk masyarakat luas. Sinergi ini sangat penting bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai keterbatasan sebagai upaya mengejar beberapa hal yang tertinggal dibanding dunia luar. Untuk membangkitkan semangat penemuan &#038; inovasi teknologi serta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<div align="justify">
Jakarta - Pengembangan teknologi di Indonesia harus dipacu dengan mengandalkan sinergi dari segenap potensi bangsa, yakni ilmuwan, insinyur, teknolog serta tenaga ahli berbagai bidang termasuk masyarakat luas. Sinergi ini sangat penting bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai keterbatasan sebagai upaya mengejar beberapa hal yang tertinggal dibanding dunia luar. Untuk membangkitkan semangat penemuan &#038; inovasi teknologi serta semangat konsistensi pengabdian, maka adanya suatu penghargaan menjadi perlu dan bahkan penting sebagai pengakuan atas pencapaian rekayasa dalam hal inovasi teknologi tersebut.</p>
<p><strong>Jadwal Kegiatan</strong><br />
	Kegiatan PII Engineering Award 2012 dimulai : 5 Maret 2012<br />
	Batas Akhir Pemasukan Aplikasi : 21 Juli 2012<br />
	Rencana Penyerahan Penghargaan : 17 Oktober 2012</p>
<p><strong>JENIS DAN KATEGORI AWARD</strong></p>
<p><strong>1. ADHISATYA BHAKTI REKAYASA AWARD</strong></p>
<p>Adhisatya Bhakti Rekayasa Award merupakan penghargaan tertinggi PII yang diberikan kepada tokoh insinyur atas darma-bakti di bidang profesi keinsinyuran yang telah memenuhi persyaratan: dikenal luas dan terbuka, tidak pernah memiliki masalah dalam kegiatan profesi keinsinyuran, telah berjasa mengembangkan dan membantu keinsinyuran, telah banyak membantu PII secara konstruktif dan positif, konsisten melaksanakan etika keinsinyuran dalam kehidupan keseharian serta aktif mensosialisasikan ke lingkungannya. Penghargaan ini telah diberikan sejak tahun 2007.<br />
Kriteria penilaian : ketokohan, kepakaran yang konsisten, dampak yang luas, pioner dan aktif pada profesi.</p>
<p><strong>2. ADHIDARMA REKAYASA</strong></p>
<p>	Penerimaan penghargaan Adhidarma Profesi adalah perorangan/individual (bukan kelompok atau lembaga ), WNI yang masih hidup;<br />
	Penghargaan diberikan pada seseorang yang dalam perjalanan hidupnya secara akumulatif telah mengembangkan prestasi melalui serangkaian karya, gagasan, ide, kegiatan serta jasa, yang telah terbukti kebenarannya bermanfaat luas bagi masyarakat secara nasional ataupun intenasiaonal;<br />
	Kepakaran, konsistensi arah kegiatan, luasnya dampak, serta kepeloporan akan menjadi faktor penilaian utama pada penghargaan ini;<br />
	Mempunyai kepedulian dan berperan aktif dalam profesi keinsinyuran<br />
Kriteria penilaian : Gagasan/ ide, jasa yang terbukti,  kepakaran yang konsisten, dampak yang  luas, pioner dan aktif pada profesi.</p>
<p><strong>3. ADHIKARA REKAYASA</strong></p>
<p>	Penerimaan penghargaan Adhikara Rekayasa adalah perusahaan dalam negeri (BUMN dan Swasta) atau perorangan, WNI yang masih hidup.<br />
	Penghargaan diberikan karena menggunakan profesi keinsinyuran dengan disiplin yang tinggi sehingga menghasilkan karya yang mengagumkan, monumental dan sangat tidak umum diperoleh oleh pihak lain, dan bermanfaat luas bagi perekonomian, kesejahteraan dan pembangunan bangsa dan negara.<br />
	Luasnya manfaat, dampak, makna ilmiah, nilai ekonomis serta sumbangan untuk harkat bangsa dari karya dan presentasi akumulatif yang dihasilkan dalam karya dan presentasi tertentu (top of its class) akan menjadi faktor penilaian utama pada penghargaan ini.<br />
Kriteria penilaian : Mencengangkan/monumental, manfaat luas pembangunan, makna ilmiah, dan martabat bangsa.</p>
<p><strong>4. ADHICIPTA REKAYASA</strong></p>
<p>	Penerimaan penghargaan Adhicipta Rekayasa adalah perorangan (WNI) atau kelompok insinyur atau perusahaan dalam negeri (BUMN dan Swasta).<br />
	Penghargaan diberikan pada seseorang atau kelompok yang telah mengembangkan suatu karya teknologi yang telah terbukti kebenarannya secara ilmiah dan bermanfaat luas bagi pembangunan bangsa dan negara.<br />
	Kemutakhiran, prestasi teknologi serta luasnya manfaat dari karya yang dihasilkan merupakan faktor penilaian utama dari penghargaan ini.<br />
Kriteria penilaian : Karya teknologi yang benar, bermanfaat bagi pembangunan bangsa dan mutakhir.</p>
<p><strong>5. ADHICIPTA REKAYASA PRATAMA</strong></p>
<p>	Penerimaan penghargaan Adhicipta Pratama adalah perorangan (WNI) atau kelompok insinyur yang ber-usia dibawah 35 (tiga puluh lima) tahun, dengan maksud untuk merangsang insinyur-insinyur muda agar kreatif dan inovatif.<br />
	Penghargaan diberikan pada seseorang atau kelompok yang telah mengembangkan suatu karya teknologi yang telah terbukti kebenarannya secara ilmiah dan bermanfaat luas bagi pembangunan bangsa dan negara.<br />
	Kemutakhiran, prestasi teknologi serta luasnya manfaat dari karya yang dihasilkan merupakan faktor penilaian utama dari penghargaan ini.<br />
Kriteria penilaian : Karya teknologi yang benar, bermanfaat bagi pembangunan bangsa dan mutakhir.</p>
<p><strong>6. ADHILESTARI REKAYASA AWARD</strong></p>
<p>Penghargaan terhadap individu atau Perusahaan yang berwawasan lingkungan serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan yang telah diberikan sejak tahun 2008. Penghargaan ini terdiri atas 2 kategori.</p>
<p><strong>PERUSAHAAN</strong></p>
<p>Merupakan penghargaan yang diberikan kepada Perusahaan yang memiliki konstribusi yang signifikan terhadap upaya perlindungan dan konservasi lingkungan, melalui upaya pengurangan resiko efek gas rumah kaca. Perusahaan tersebut harus dikenal luas, tidak pernah memilki masalah dengan lingkungan dan masyarakat sekelilingnya, diketahui membantu mengembangkan program ke insinyuran melalui PII.<br />
Kriteria penilaian : Mendorong/mengembangkan/ menerapkan low carbon technology, Memberi kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan ekonomi Indonesia/ PDRB Hijau, Memenuhi Baku Mutu Lingkungan  atau  tidak memiliki kasus pencemaran dan kerusakan  lingkungan dan turut aktif dalam kegiatan  community development atau community empowerment. Memiliki kebijakan yang jelas (tertulis) mengenai CSR, baik struktur organisasi maupun program. Tidak terkena kategori PROPER HITAM (untuk perusahaan yang wajib Proper).</p>
<p><strong>INDIVIDU/ KELOMPOK</strong></p>
<p>Merupakan penghargaan yang diberikan kepada seseorang yang dikenal luas dan terbuka, tiada henti mendorong pelaksanaan kegiatan engineering yang berwawasan lingkungan, mendukung dan menghasilkan kegiatan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan di bidangnya dan telah menghasilkan produk berwawasan lingkungan.<br />
Kriteria penilaian : Mendorong/mengembangkan/menerapkan Low carbon technology, Memberi kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan ekonomi Indonesia/ PDRB Hijau, Memenuhi Baku Mutu Lingkungan  atau  tidak memiliki kasus pencemaran dan kerusakan  lingkungan dan turut aktif dalam kegiatan  community development  atau community empowerment.</p>
<p><strong>7. ADHIGATRA REKAYASA AWARD</strong></p>
<p>Merupakan penghargaan yang diberikan kepada institusi atau perusahaan nasional yang memiliki semangat dan kebijakan secara terus menerus mendorong pengembangan tekhnologi dalam proses bisnisnya, menumbuhkan budaya cinta &#038; bangga pada pengembangan teknologi sendiri, secara konsisten memprioritaskan penggunaan dalam negeri. Penghargaan ini sudah diberikan sejak tahun 2009.<br />
Kriteria penilaian : Terus menerus  mendorong pengembangan teknologi  dalam proses  bisnisnya, menumbuhkan budaya cinta dan bangga  pada pengembangan teknologi,   konsisten dan prioritas pada teknologi dan produksi dalam negeri serta Manfaat  efisiensi atau daya saing / komerisalisasi.</p>
<p><strong>8. ADHIWARTA REKAYASA</strong></p>
<p>Merupakan penghargaan yang diberikan kepada wartawan yang telah berjasa mempublikasikan pengembangan teknologi untuk membantu pembangunan kesejahteraan masyarakat. Penghargaan diberikan sejak tahun 2010.<br />
Kriteria Penilaian    :</p>
<p><strong>9. ADHISANDYA REKAYASA</strong></p>
<p>Penghargaan yang diberikan terhadap karya tulis dalam bentuk berita maupun feature yang menarik dan membahas pengembangan teknologi untuk membantu pembangunan kesejahteraan masyarakat. Penghargaan diberikan sejak tahun 2012</p>
<p>Penjelasan lengkap mengenai PII Award 2012 di http://pii.or.id/i/pii-award-2012</p>
<p>(setper-12/5)</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/12/pii-enginering-award-2012/id/feed/id/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Perubahan Alamat Kantor ANTARA Biro Gorontalo</title>
		<link>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/12/perubahan-alamat-kantor-antara-biro-gorontalo/id/</link>
		<comments>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/12/perubahan-alamat-kantor-antara-biro-gorontalo/id/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 23:38:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humas</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/12/perubahan-alamat-kantor-antara-biro-gorontalo/id/</guid>
		<description><![CDATA[



&#160;

Jakarta - Perlu diinformasikan Biro LKBN ANTARA provinsi Grontalo telah berubah alamat dari sebelumnya di :
Jalan Cempaka No. 24, Kelurahan Tenda, Kota Gorontalo,
telah beralih ke alamat baru ke :
Jalan Semeru No. 18, Kelurahan Siendeng, Kota Gorontalo.
(Setper-12/5)
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="center"><a href='http://www.antara.net.id/wp-content/uploads/2012/05/antara-biro-gorontalo.jpg' title='antara-biro-gorontalo.jpg'><img src='http://www.antara.net.id/wp-content/uploads/2012/05/antara-biro-gorontalo.jpg' alt='antara-biro-gorontalo.jpg' /></a></div>
<style type="text/css">
<!--
.style6 {font-size: 14px}
.style7 {font-size: 20px; }
-->
</style>
<p>&nbsp;</p>
<div align="justify">
<span class="style6">Jakarta - Perlu diinformasikan Biro LKBN ANTARA provinsi Grontalo telah berubah alamat dari sebelumnya di :</span></p>
<p><span class="style6">Jalan Cempaka No. 24, Kelurahan Tenda, Kota Gorontalo,</span></p>
<p><span class="style6">telah beralih ke alamat baru ke :</span></p>
<p><span class="style7"><strong>Jalan Semeru No. 18, Kelurahan Siendeng, Kota Gorontalo</span></strong>.</p>
<p>(Setper-12/5)</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/12/perubahan-alamat-kantor-antara-biro-gorontalo/id/feed/id/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dahlan Iskan Cari Direktur Jujur dan Berintegritas</title>
		<link>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/09/dahlan-iskan-cari-direktur-jujur-dan-berintegritas/id/</link>
		<comments>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/09/dahlan-iskan-cari-direktur-jujur-dan-berintegritas/id/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 00:35:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humas</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/09/dahlan-iskan-cari-direktur-jujur-dan-berintegritas/id/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengatakan integritas dan antusias tinggi menjadi modal utama menuju Indonesia lebih baik. Ia mengaku sedang mencari Direktur BUMN ataupun karyawan yang menomorsatukan kejujuran dan integritas.
&#8220;Saya mencari direktur maupun karyawan yang memiliki integritas dan antusias,&#8221; kata Dahlan saat jadi pembicara pada Seminar Nasional Pendidikan bertema Pendidikan Karakter [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<div align="justify">
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengatakan integritas dan antusias tinggi menjadi modal utama menuju Indonesia lebih baik. Ia mengaku sedang mencari Direktur BUMN ataupun karyawan yang menomorsatukan kejujuran dan integritas.</p>
<p>&#8220;Saya mencari direktur maupun karyawan yang memiliki integritas dan antusias,&#8221; kata Dahlan saat jadi pembicara pada Seminar Nasional Pendidikan bertema Pendidikan Karakter untuk Indonesia Lebih Baik di Kampus Universitas Sriwijaya Palembang, Minggu 6 Mei 2012.</p>
<p>Menurut Dahlan, integritas dan antusias harus saling berbarengan untuk mendorong kemajuan suatu perusahaan juga negara. Orang-orang yang berintegritas akan selalu bersikap jujur dan tentunya tidak korupsi. &#8220;Orang-orang yang berintegritas ini pasti mampu menjaga keselarasan dalam ritme kerja sehingga jadi kondusif&#8221; ujarnya. </p>
<p>Perusahaan-perusahaan yang memiliki pimpinan dan karyawan yang berintegritas serta antusias akan mampu berkembang optimal. Karenanya, menurut Dahlan, untuk menguji integritas sejak dini, seperti mahasiswa bisa mulai mengikuti tes psikologi guna mengetahui sebatas mana kejujuran dan semangat bekerja.</p>
<p>Hasil tes psikologi tentunya akan menjadi bahan atau ukuran untuk meningkatkan integritas dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.</p>
<p>Dahlan menambahkan, jika bangsa ini memiliki integritas dan antusias dalam berperan aktif memajukan negara maka berbagai potensi konflik dapat diminimalisir.</p>
<p>Pada seminar nasional pendidikan tersebut diikuti sedikitnya 600 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Sumsel, termasuk para guru sekolah dasar hingga SMU di Kota Palembang.</p>
<p>Seminar nasional yang berlangsung sehari itu, pihak panitia penyelenggara menyediakan 600 unit kursi semuanya penuh, sehingga terpaksa ditambah karena masih banyak peserta yang berdiri. </p>
<p>(Setper-9/5)</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/09/dahlan-iskan-cari-direktur-jujur-dan-berintegritas/id/feed/id/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Manuel Jeffrey Rawis : &#8220;Saya bukan staf Angie&#8221;</title>
		<link>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/09/manuel-jeffrey-rawis-saya-bukan-staf-angie/id/</link>
		<comments>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/09/manuel-jeffrey-rawis-saya-bukan-staf-angie/id/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 00:32:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humas</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/09/manuel-jeffrey-rawis-saya-bukan-staf-angie/id/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;

Jakarta - Wartawan Manuel Jeffrey Rawis menegaskan dirinya tidak pernah menjadi staf &#8220;langsung&#8221; Angelina Sondakh, tersangka korupsi proyek pengadaan sarana dan prasarana pendidikan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta korupsi proyek Wisma Atlet SEA Games.
&#8220;Saya sangat yakin 100 persen tidak pernah menjadi staf `langsung` dari Angelina. Saya tidak pernah ditugasi Mindo dan silakan periksa rekening [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<div align="justify">
Jakarta - Wartawan Manuel Jeffrey Rawis menegaskan dirinya tidak pernah menjadi staf &#8220;langsung&#8221; Angelina Sondakh, tersangka korupsi proyek pengadaan sarana dan prasarana pendidikan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta korupsi proyek Wisma Atlet SEA Games.</p>
<p>&#8220;Saya sangat yakin 100 persen tidak pernah menjadi staf `langsung` dari Angelina. Saya tidak pernah ditugasi Mindo dan silakan periksa rekening saya apa ada aliran dana lima miliar atau berapa?&#8221; katanya di Jakarta, Selasa.</p>
<p>Dalam penjelasannya menanggapi pertanyaan tentang pemanggilan dirinya sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus Angelia Sondakh, Senin (7/5) itu, Jeffrey mengatakan, dia bukanlah orang bernama Jefri yang pernah disebut Mindo Rosalina Manulang dalam kesaksiannya di pengadilan beberapa waktu lalu.</p>
<p>&#8220;Saya bilang ke KPK. Kalian ini superbody yang mengetahui banyak dengan jaringan hebat. Usahakan harus dicari kebenarannya. Saya jelas tidak pernah.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ketika keluar dari KPK, saya menduga kuat ada Jefri lain. KPK harus lebih lihai menangkap orang itu. Saya sudah dikorbankan. Saya istilahnya tercemar. Saya minta KPK mengklarifikasi Jefri yang mana,&#8221; katanya.</p>
<p>Nama Jefri sebelumnya pernah diungkap Mindo, salah satu terpidana kasus suap Wisma Atlet dalam kesaksiannya di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi di Jakarta. </p>
<p>Dalam keterangannya di ruang pengadilan itu, Mindo mengatakan, Angelina menerima uang senilai Rp5 miliar dari anak buahnya bernama Jefri. Uang tersebut, menurut Mindo, diminta Angelina dari mantan bendahara DPP Partai Demokrat, M Nazaruddin.</p>
<p>Manuel Jeffrey Rawis mengatakan Mindo Rosalina Manulang tidak mengenal dirinya sehingga bagaimana mungkin dia mempercayainya untuk membawa bungkusan berisi uang dalam jumlah yang besar. </p>
<p>&#8220;Mindo saja tidak kenal saya. Bagaimana mereka percaya kepada saya membawa bungkusan yang sifatnya bernilai tinggi?&#8221; katanya.<br />
Sementara itu, Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Ahmad Mukhlis Yusuf mengatakan Jeffrey sudah menjelaskan perihal pemanggilan KPK kepada dirinya sebagai saksi dalam kasus Angie kepada Dewan Direksi. </p>
<p>Jeffrey mengaku punya hubungan keluarga dengan Angelina, katanya. </p>
<p>(AntaraNews 2012, Setper-9/5)</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/09/manuel-jeffrey-rawis-saya-bukan-staf-angie/id/feed/id/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>ANTARA Akan Klarifikasi Wartawannya yang Diperiksa KPK</title>
		<link>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/08/antara-akan-klarifikasi-wartawannya-yang-diperiksa-kpk/id/</link>
		<comments>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/08/antara-akan-klarifikasi-wartawannya-yang-diperiksa-kpk/id/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 22:36:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humas</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/08/antara-akan-klarifikasi-wartawannya-yang-diperiksa-kpk/id/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;

Jakarta – Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Ahmad Mukhlis Yusuf di Jakarta, Senin,  mengatakan Manajemen Perum LKBN ANTARA akan melakukan  klarifikasi  terhadap  wartawannya, Jeffrey Manuel Rawis yang sedang menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dengan tersangka Angelina Sondakh (AS) sebelum memberikan pernyataan lebih jauh.
“Kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<div align="justify">
Jakarta – Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Ahmad Mukhlis Yusuf di Jakarta, Senin,  mengatakan Manajemen Perum LKBN ANTARA akan melakukan  klarifikasi  terhadap  wartawannya, Jeffrey Manuel Rawis yang sedang menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dengan tersangka Angelina Sondakh (AS) sebelum memberikan pernyataan lebih jauh.</p>
<p>“Kami akan lihat duduk permasalahannya dan mengklarifikasi kepada yang bersangkutan sebelum memberikan pernyataan lebih jauh tentang hal tersebut,” katanya menanggapi pemberitaan mengenai pemeriksaan Jefrey sebagai saksi kasus dugaan korupsi tersebut.</p>
<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  Senin, 7 Mei 2012, memeriksa Jefrey sebagai saksi dalam kasus suap Wisma Atlet SEA Games dengan tersangka Angelina Sondakh .</p>
<p>Sebelum menjalani pemeriksaan KPK, Jefrey kepada wartawan menyatakan pemeriksaannya sama sekali tidak ada urusan dengan uang, murni urusan keluarga (family).</p>
<p>&#8220;Tidak ada urusan uang, urusan family,&#8221; kata Jefrey saat mendatangi gedung KPK Jakarta sekitar pukul 10.45 WIB.</p>
<p>Jefrey  diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK terkait penerimaan hadiah  dan pengurusan anggaran Kementerian Pemuda dan Olah Raga serta Kementerian Pendidikan Nasional. Dia diduga  mengetahui informasi tentang uang yang  diterima AS karena dalam persidangan kasus suap wisma atlet SEA Games, saksi Mindo Rosalina Manulang menyebut JMR sebagai orang dekat Angie yang menjadi perantara pemberian uang.</p>
<p>Dirut Perum LKBN ANTARA menegaskan  manajemen tidak ingin berprasangka terhadap pemeriksaan ini. Soal tindakan disiplin yang akan diterapkan terhadap Jefrey, Mukhlis menjelaskan tindakan manajemen apapun yang akan diambil oleh manajemen akan disesuaikan dengan Kode Etik Jurnalistik dan peraturan-peraturan yang berlaku di Perusahaan.</p>
<p>Jefrey bergabung di Perum LKBN ANTARA sejak Juli 2006 dan ditempatkan di Departemen Berita Nasional.  Sehari-hari  Jefrey meliput di lingkungan DPR.</p>
<p>(Setper-8/5)</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/08/antara-akan-klarifikasi-wartawannya-yang-diperiksa-kpk/id/feed/id/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Agar Tak Panik Lagi Dalam Kondisi Darurat</title>
		<link>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/06/agar-tak-panik-lagi-dalam-kondisi-darurat/id/</link>
		<comments>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/06/agar-tak-panik-lagi-dalam-kondisi-darurat/id/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 May 2012 02:15:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humas</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/06/agar-tak-panik-lagi-dalam-kondisi-darurat/id/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;

Jakarta - Dibandingkan dengan gedung-gedung pencakar langit yang terus tumbuh di ibukota Jakarta, yang rata-rata dengan ketinggian lebih dari 40 lantai, gedung Wisma Antara di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, memang hanya terdiri dari 20 lantai. Namun bukan berarti, pengelola gedung Wisma Antara maupun pengelola kantor-kantor yang ada di dalam gedung Wisma Antara abai dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<div align="justify">
Jakarta - Dibandingkan dengan gedung-gedung pencakar langit yang terus tumbuh di ibukota Jakarta, yang rata-rata dengan ketinggian lebih dari 40 lantai, gedung Wisma Antara di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, memang hanya terdiri dari 20 lantai. Namun bukan berarti, pengelola gedung Wisma Antara maupun pengelola kantor-kantor yang ada di dalam gedung Wisma Antara abai dengan kondisi-kondisi darurat yang timbul bila terjadi situasi yang tidak diinginkan seperti bahaya guncangan gempa, kebakaran maupun ancaman pemboman.</p>
<p>Para pengelola perusahaan di Wisma Antara perlu mengantisipasi dan mengurangi kemungkinan kerugian yang mungkin timbul akibat kondisi darurat semacam itu, baik kerugian material maupun korban jiwa. Para pengelola perusahaan harus membentuk organisasi tersendiri dalam menghadapi keadaan darurat, apapun bentuknya. Apakah penunjukan anggota-anggota manajemen sebagai “safety officer” ataupun dengan istilah lain.</p>
<p>Tanpa persiapan yang baik dalam menghadapi keadaan darurat, kepanikan akan terjadi dan kemungkinan kerugian yang lebih besar akan dialami oleh perusahaan. Kesadaran perusahaan tentang kemungkinan adanya bencana yang tidak diharapkan, akan meningkatkan kewaspadaan perusahaan. Karena itu, penunjukan “safety officer” maupun kewaspadaan seluruh karyawan sangat diperlukan, sehingga penanganan bencana secara dini akan lebih mudah dilakukan, dengan harapan kerugian perusahaan sebagai akibat bencana tersebut bisa dihindari atau paling tidak dikurangi.</p>
<p>Kamis, 26 April 2012 lalu, diadakan “Pelatihan Tanggap Bencana” bagi karyawan dan Wartawan Perum LKBN ANTARA yang berlangsung di Ruang Rapat Utama lantai 19. Dibuka oleh Direktur SDM dan Umum Perum LKBN ANTARA Rajab Ritonga yang sangat menyambut baik diadakannya acara tersebut, mengingat Kantor Berita ANTARA menempati lantai-lantai tinggi di Wisma ANTARA seperti di lantai 16, 18, 19, dan 20 yang tentunya sangat merasakan dampaknya apabila terjadi gempa bumi, kebakaran maupun teror pemboman. Rajab Ritonga juga mengingatkan bahwa kebakaran pernah terjadi di Wisma ANTARA setahun lalu. Karena hal-hal itulah “Pelatihan Tanggap Bencana” ini dipandang sangat penting. </p>
<p>Rajab membandingkan dengan beberapa perkantoran yang sudah memiliki usaha tanggap bencana lebih baik, misalnya dengan memberi informasi pada setiap tamu yang berkunjung tentang apa yang harus dilakukan bila terjadi keadaan darurat.<br />
Tujuan diadakannya pelatihan adalah untuk meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya kesiap-siagaan perusahaan terhadap keadaan darurat apapun, yang mungkin bisa terjadi dan mungkin bisa dialaminya, mengetahui apa saja yang bisa terjadi dalam keadaan darurat dan mempersiapkan diri dalam mengurangi kemungkinan kerugian yang lebih besar bila dalam keadaan darurat.<br />
Para pembicara yang hadir dalam acara “Pelatihan Tanggap Bencana” kali ini adalah Sugiono selaku Kepala Keamanan PT. ANPA pengelola Wisma ANTARA, Philip selaku Kepala Teknik PT. ANPA, Suhendar dari Tim Pemadam Kebakaran DKI Jakarta.</p>
<p><strong>Kepala Keamanan PT. ANPA</strong></p>
<p>Sugiono, Kepala Keamanan PT ANPA menjelaskan beberapa aspek keamanan yang seharusnya diperhatikan di dalam gedung.<br />
Yang paling dasar harus dilakukan adalah setiap lantai di sebuah gedung harus menunjuk seorang Safety Officer yang akan bertanggungjawab untuk melakukan evakuasi ketika terjadi keadaaan darurat di lantai tersebut. Safety Officer harus memastikan seluruh penghuni gedung terevakuasi, baru kemudian ia dapat keluar dari gedung.</p>
<p>Beberapa kali gempa terjadi di Indonesia, terutama yang berpusat di daerah Jawa Barat tentu akan dirasakan pula oleh penghuni gedung Wisma ANTARA. Untuk itu setiap penghuni harus mengetahui apa saja yang dilakukan ketika gempa terjadi :<br />
      1. Jangan panik.<br />
      2. Jangan keluar dari ruangan.<br />
      3. Melihat sekeliling dan berlindung ditempat yang aman, seperti di samping dinding beton yang tidak memiliki hiasan dinding, atau di      bawah meja.<br />
      4. Hindari tempat yang memiliki bahan kaca.<br />
      5. Dilarang menggunakan lift dan tangga darurat.<br />
      6. Jangan melakukan evakuasi ketika gempa bumi sedang terjadi, apalagi melalui tangga darurat. Tangga darurat tidak diperuntukkan untuk       evakuasi gempa bumi. </p>
<p>Sedangkan ketika dalam situasi darurat karena kebakaran, berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan:<br />
      1. Jangan melakukan evakuasi melalui lift.<br />
      2. Lakukan evakuasi atau berusaha keluar dari gedung dengan menggunakan tangga darurat.<br />
      3. Gunakan tangga darurat yang paling dekat dengan lokasi keberadaan Anda. Karena itu setiap orang harus mengetahui dimana tangga       darurat di lantai yang ia tempati. Evakuasi pun bisa dilakukan bila ada perintah dari manajemen gedung. </p>
<p>Sebagai tindakan pencegahan terhadap bahaya kebakaran, Sugiono pun mengingatkan beberapa hal, seperti penghuni gedung harus memperhatikan penggunaan steker listrik. Penggunaan steker yang tidak benar dapat memicu kebakaran. Penghuni gedung juga harus mematuhi untuk merokok pada tempat yang telah disediakan. </p>
<p>Bila terjebak di dalam lift:<br />
      1. Jangan panik<br />
      2. Jangan mencoba membuka pintu<br />
      3. Hubungi petugas di control room melalui telefon emergency di dalam lift untuk menginformasikan lokasi lift.</p>
<p><strong>Dinas  Pemadam  Kebakaran DKI Jakarta</strong></p>
<p>Menurut Suhendar yang mendapatkan kesempatan presentasi berikutnya, gedung Wisma ANTARA yang dibangun pada 1980, beroperasi pada 1981 ini sudah dilengkapi dengan smoke detector sudah tersedia di lantai dasar sampai dengan lantai 7, sedangkan Heat detector sudah terpasang di seluruh lantai. Dalam waktu-waktu kedepan ANPA sebagai pengelola gedung juga berencana akan menambah Smoke detector di seluruh lantai gedung Wisma ANTARA. </p>
<p>Suhendar juga menyinggung tentang petugas pemadam yang menurut kebanyakan masyarakat selalu datang terlambat ke tempat kejadian. “Kami memang selalu terlambat, kalau ingin kami tidak terlambat, maka hubungi kami sebelum kebakaran terjadi.” Kelakar Suhendar pun disambut tawa karyawan ANTARA yang hadir. </p>
<p>Beberapa hal yang menyebabkan petugas pemadam sulit menjangkau TKP adalah ciri khas masyarakat Indonesia yang selalu berkumpul untuk “menonton” di TKP, selain itu karakter masyarakat yang mengumpulkan barang-barang pribadi mereka di sembarang tempat juga dapat mempersulit petugas menjangkau TKP.</p>
<p>Pentingnya Standard Operating Procedure (SOP) dalam tanggap bencana juga tidak dapat disepelekan oleh setiap perusahaan, terutama dalam gedung tinggi. Senada dengan yang dikatakan Sugiono dari ANPA, penunjukkan Safety Officer juga tidak bisa diabaikan.<br />
Pelatihan evakuasi yang sering kali ditanggapi dengan tidak serius harusnya menjadi agenda penting bagi setiap perusahaan, agar seluruh karyawan dapat siaga bila terjadi situasi darurat dan tidak timbul kerugian yang lebih parah.</p>
<p>(Setper-6/5)</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/06/agar-tak-panik-lagi-dalam-kondisi-darurat/id/feed/id/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>ICT EXPO 2012 Tawarkan Teknologi Layanan dan Solusi Bisnis</title>
		<link>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/06/ict-expo-2012-tawarkan-teknologi-layanan-dan-solusi-bisnis/id/</link>
		<comments>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/06/ict-expo-2012-tawarkan-teknologi-layanan-dan-solusi-bisnis/id/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 May 2012 02:06:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humas</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/06/ict-expo-2012-tawarkan-teknologi-layanan-dan-solusi-bisnis/id/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;

Jakarta - Pameran teknologi informasi dan komunikasi, ICT Expo 2012, di Jakarta Convention Center pada 3 hingga 5 Mei ini lebih fokus menawarkan teknologi layanan dan solusi bisnis, bukan ditujukan untuk konsumen umum.
&#8220;Pameran teknologi lain ditujukan kepada konsumen, tapi ICT Expo memberikan teknologi layanan bisnis serta solusi bisnis, sehingga disini bukanlah layanan belanja, tapi lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<div align="justify">
Jakarta - Pameran teknologi informasi dan komunikasi, ICT Expo 2012, di Jakarta Convention Center pada 3 hingga 5 Mei ini lebih fokus menawarkan teknologi layanan dan solusi bisnis, bukan ditujukan untuk konsumen umum.</p>
<p>&#8220;Pameran teknologi lain ditujukan kepada konsumen, tapi ICT Expo memberikan teknologi layanan bisnis serta solusi bisnis, sehingga disini bukanlah layanan belanja, tapi lebih kepada kebutuhan IT perusahaan&#8221;, ujar Indara Putra, Direktur Utama PT ECMI, perusahaan yang menyelenggarakan ICT Expo 2012.</p>
<p>Pameran yang diselenggarakan setiap duan tahun sekali ini memang tidak ditujukan untuk masyarakat secara luas, karena layanan bisnis dan solusi teknologi informatika yang ditawarkan memang diperuntukan perusahaan, ujar Indra di Jakarta, Jumat.</p>
<p>&#8220;Masyarakat awam yang datang belum tentu mengerti dengan produk dan jasa layanan yang ditawarkan di pameran ini&#8221;.</p>
<p>ICT Expo 2012 diikuti hampir 300 perusahaan dengan 220 booth yang digunakan.</p>
<p>&#8220;Jumlah booth memang tidak sesuai dengan jumlah perusahaan yang ikut serta, karena ada beberapa perusahaan trading yang tergabung dalam satu booth&#8221;, ujar Indra yang menjelaskan mengapa dalam beberapa booth terdapat lebih dari satu merk.</p>
<p>Indra juga menjelaskan bahwa jumlah peserta pameran pada tahun ini, meningkat dibandingkan dengan peserta dari dua tahun lalu yang tidak mencapai 200 peserta.</p>
<p>&#8220;Dua tahun lalu dunia masih mengalami krisis finansial sehingga banyak perusahaan yang memangkas dana untuk promosi&#8221;. ujar Indra.</p>
<p><strong>ANTARA BERPARTISIPASI</strong></p>
<p>Sementara itu Perum LKBN ANTARA turut berpartisipasi dalam &#8220;ICT Expo-IT Indocomm 2012&#8243;, yang merupakan ajang bagi para penggiat industri teknologi informasi dan komunikasi.</p>
<p>&#8220;Sasaran kegiatan kami dalam pameran ini adalah mengenalkan berbagai produk dan layanan Kantor Berita ANTARA, baik yang relatif baru maupun yang sudah cukup dikenal masyarakat seperti portal berita&#8221;, kata Asisten Manajer Kemitraan dan Protokoler Perum LKBN ANTARA, Eru Peni, ketika ditemui di balai Sidang Jakarta (JCC).</p>
<p>Peni mengatakan, ANTARA juga tengah gencar mempromosikan layanan terbarunya yaitu Sistem Manajemen Dokumen (DMS) yang sejalan dengan tren &#8220;cloud computing&#8221; yang tengah berkembang di sektor industri.</p>
<p>&#8220;Sesuai dengan tema pameran kali ini, kami juga mendorong agar sistem &#8220;cloud computing&#8221; terus diadopsi oleh beberapa mitra dan pelanggan&#8221;, katanya.</p>
<p>Selain itu, pihaknya juga tetap mengenalkan unit usaha lain ANTARA seperti Indonesian Market Quotes (IMQ), layanan berita VSAT, portal berita antaranews.com, layanan ANTARA foto, dan departemen pendidikan jurnalistik.</p>
<p>Secara terpisah ANTARA juga mendukung pelaksanaan ICT Expo 2012 dengan menjadi media partner kegiatan yang diikuti berbagai komunitas TIK di Indonesia dan Asia Pasifik.</p>
<p>Sejumlah perwakilan dari perusahaan TIK dari Malaysia, China, Taiwan, dan Singapura juga tampak menyemarakkan acara yang akan berlangsung pada 3-5 Mei 2012 itu.</p>
<p>Informasi tambahan tentang ICT Expo 2012 kali ini dapat diakses melalui www.ictindonesia.com.</p>
<p>(AntaraNews 2012, Setper-6/5)</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/06/ict-expo-2012-tawarkan-teknologi-layanan-dan-solusi-bisnis/id/feed/id/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>FSP BUMN gelar Industrial Award Hari Buruh</title>
		<link>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/04/fsp-bumn-gelar-industrial-award-hari-buruh/id/</link>
		<comments>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/04/fsp-bumn-gelar-industrial-award-hari-buruh/id/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 02:50:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humas</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/04/fsp-bumn-gelar-industrial-award-hari-buruh/id/</guid>
		<description><![CDATA[
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial Irianto Simbolon berfoto bersama dengan para peraih hubungan industrial award di Jakarta (1/2)(ANTARA)
&#160;

Jakarta  - Federasi Serikat Pekerja Badan Usaha Milik Negara (FSP BUMN) dan Serikat Pekerja ANTARA Perjuangan (SPAP) menggelar acara penganugerahan Industrial Award dalam rangka perayaan hari buruh internasional. 
&#8220;Hari Buruh Internasional bisa diperingati dengan berbagai cara, salah satunya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="center"><a href='http://www.antara.net.id/wp-content/uploads/2012/05/maydaynight.jpg' title='maydaynight.jpg'><img src='http://www.antara.net.id/wp-content/uploads/2012/05/maydaynight.jpg' alt='maydaynight.jpg' /></a><br />
<em>Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial Irianto Simbolon berfoto bersama dengan para peraih hubungan industrial award di Jakarta (1/2)(ANTARA)</em></div>
<p>&nbsp;</p>
<div align="justify">
Jakarta  - Federasi Serikat Pekerja Badan Usaha Milik Negara (FSP BUMN) dan Serikat Pekerja ANTARA Perjuangan (SPAP) menggelar acara penganugerahan Industrial Award dalam rangka perayaan hari buruh internasional. </p>
<p>&#8220;Hari Buruh Internasional bisa diperingati dengan berbagai cara, salah satunya melalui acara anugerah Industrial Award yang kita lakukan saat ini,&#8221; kata Ketua FSP BUMN Abdul Latif Algaf di Wisma ANTARA, Jakarta, Selasa malam. </p>
<p>Menurut Abdul, anugerah diberikan kepada Serikat Pekerja yang dinilai memiliki peran dan hubungan yang harmonis dengan perusahaan dalam hubungan industrial. </p>
<p>&#8220;Dengan adanya hubungan industrial yang baik, maka akan menciptakan iklim harmonis sekaligus mewujudkan kinerja maksimal bagi perusahaan,&#8221; kata Abdul. </p>
<p>Dalam acara tersebut, Perum LKBN ANTARA terpilih sebagai salah satu penerima Industrial Award untuk kategori manajemen terbaik. </p>
<p>&#8220;Penghargaan ini ditujukan untuk keluarga besar Perum LKBN ANTARA yang tengah menjalani hari-hari yang tak mudah,&#8221; kata Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA Saiful Hadi, mewakili Direktur Utama Ahmad Mukhlis Yusuf yang berhalangan hadir pada malam itu. </p>
<p>Saiful juga mengungkapkan ada dua Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang telah ditandatangani dan dijalankan bersama, yaitu pada 2008 dan 2011. </p>
<p>&#8220;PKB tersebut membuktikan bahwa hubungan industrial dapat dibangun manakala Manajemen dan Serikat Pekerja saling memperkuat kepercayaan dan komunikasi atas dasar respek satu sama lain. Ini merupakan proses pembelajaran yang tidak mudah bagi kami semua. Jadi, harus diperjuangkan bersama-sama,&#8221; kata Saiful. </p>
<p>Selain Perum LKBN ANTARA, penghargaan juga diberikan kepada PERPANTAM (Persatuan Pegawai Aneka Tambang) untuk kategori Serikat Pekerja Terbaik dan Abdul Latif Algaf untuk kategori aktivis Serikat Pekerja terbaik. </p>
<p>FSP BUMN juga memberikan Lifetime Achievement Award kepada Direktur Utama Perum Peruri Junino Jahja atas perjuangannya untuk serikat pekerja.</p>
<p>Junino pernah dipecat karena mendirikan Serikat Pekerja Indosat.  Kemudian dia menjadi Direktur Utama PT Peruri, dan terkenal karena ramah pada Serikat Pekerja.</p>
<p>(AntaraNews, Setper-4/5)</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.antara.net.id/index.php/2012/05/04/fsp-bumn-gelar-industrial-award-hari-buruh/id/feed/id/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

