ilustrasi
england-flag

English

england-flag

Indonesia

SIARAN PERS

22 July, 2014

Presiden Minta ANTARA Jaga Keseimbangan Berita

Jakarta, (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta LKBN ANTARA terus menjaga objektivitas dan keseimbangan dalam pemberitaan.

“Saya wajib memberikan apresiasi khusus pada ANTARA karena ingin terus menjunjung tinggi kode etik jurnalisme, terus berupaya untuk berkontribusi dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Presiden saat menghadiri acara penyerahan Antaranews Award dan peluncuran tampilan baru Antaranews di Jakarta, Senin.

Presiden mengatakan upaya ANTARA untuk menjaga objektivitas pemberitaan harus diapresiasi.

“Mudah diucapkan tetapi sulit dilaksanakan juga berupaya untuk menjaga independensi pers yang bertanggungjawab. Menjaga pemberitaan yang objektif dan bertanggungjawab, juga fair dan tanggungjawab. Tidak partisan atau tidak terlalu partisan,” katanya.

LKBN ANTARA, kata Presiden, telah berkiprah memberikan informasi dan memberitakan peristiwa sejak sebelum kemerdekaan hingga saat ini termasuk dalam sejumlah periode penting sejarah Indonesia salah satunya saat reformasi.

“Saya terimakasih pada ANTARA. Ini lahir di era pra-kemerdekaan berkiprah dalam momen sejarah yaitu era kemerdekaan dan setelah itu. Maka kultur antara adalah pejuang, aktif dan membangun bangsa. ANTARA berjuang sekian lamanya,” tegas Presiden.

Ditambahkan Kepala Negara,”bahkan setelah kita punya tonggak baru pada 1998, ANTARA juga bersama-sama media lain mensukseskan transformasi di negeri ini bukan hanya reformasi dan demokrasi tetap terus menjadi negara maju. Juga terima kasih atas partisipasi dan kontribusinya dalam mengawal pemilu sehingga berlangsung damai.”

(T.P008/B/Y008/Y008) 21-07-2014 13:44:53

Editor: Aditia Maruli

(Setper-22/7)



22 July, 2014

LKBN ANTARA Anugerahi Ani Yudhoyono Tokoh Peduli Peningkatan Kecerdasan Anak

Jakarta, (ANTARA News) - Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA menganugerahi Ibu Negara RI Ani Bambang Yudhoyono sebagai Tokoh Peduli Peningkatan Kecerdasan Anak Indonesia 2014.

Anugerah itu diberikan atas kerja keras dan pengabdiannya selaku Ketua Dewan Pembina Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) dalam memprakarsai dan menyinergikan kekuatan bangsa untuk meningkatkan kecerdasan anak Indonesia.

“LKBN ANTARA menilai, apresiasi dan penghargaan sebesar-besarnya sangat layak diberikan kepada Ibu Negara yang selama hampir 10 tahun menjalankan misi membantu mencerdaskan anak bangsa,” kata Direktur Pemberitaan LKBN Antara Akhmad Kusaeni selaku Ketua Komite Award 2014 di Jakarta, Senin.

Ani Yudhoyono menurut dia memimpin pelaksanaan Program Lima Pilar SIKIB terdiri atas Indonesia Pintar, Indonesia Hijau, Indonesia Sehat, Indonesia Kreatif, dan Indonesia Peduli.

Akhmad Kusaeni mengatakan, Ani Yudhoyono lewat Program Indonesia Pintar dengan moto “Gemar Membaca Meraih Cita-Cita”, memimpin dengan misi utama memberantas buta huruf, kebodohan, dan menyejahterakan kehidupan masyarakat Indonesia terutama kaum perempuan dan anak- anak.

“Indonesia Pintar menjangkau daerah yang tidak terjangkau (to reach the unreached), dan diimplementasikan dalam aksi nyata di lapangan berupa Mobil Pintar, Motor Pintar, Kapal Pintar, dan Rumah Pintar,” ujarnya.

Akhmad Kusaeni mengatakan Program Rumah Pintar sudah memiliki payung hukum berupa Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 Tahun 2013.

Rumah Pintar menurut dia tidak hanya menginsipirasi UNESCO tetapi akan dijalankan di Timor Leste dalam memberikan pendidikan nonformal yang inklusif.

“Kemendikbud sudah menyiapkan buku dan kelengkapan di sentra-sentra Rumah Pintar untuk diserahkan ke Timor Leste,” katanya.

Pada awal 2011, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan arahan kepada SIKIB agar pada akhir masa bakti KIB II telah terbangun 500 Rumah Pintar.

“Sampai peresmian terakhir di Rumah Pintar Astra Talagasari, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 19 Mei 2014, telah terbangun 511 Rumah Pintar, berarti, telah melebihi target,” kata Ahmad Kusaeni.

Ahmad Kusaeni mengatakan ratusan Mobil Pintar dan Motor Pintar telah tersebar di seluruh pelosok negeri untuk menjangkau kebutuhan pendidikan masyarakat di berbagai daerah terpencil dan terluar.

Selain itu menurut dia, Kapal Pintar pun jumlahnya meningkat terus sehingga masyarakat dan anak-anak bisa mendapatkan pelayanan pendidikan nonformal, buku-buku bermutu, permainan dan tayangan edukatif, komputer, dan mengembangkan talenta.

“Di tengah kesibukan dan haru biru mendampingi Presiden Yudhoyono, Ibu Negara masih sempat memimpin proyek raksasa kemanusiaan dengan misi utama memberantas buta huruf, kebodohan, dan menyejahterakan kehidupan masyarakat Indonesia terutama kaum perempuan dan anak-anak,” ujarnya.

Dalam acara Antaranews CSR Award tersebut diperkenalkan tampilan baru Antaranews.com yang lebih inovatif.

Acara tersebut dihadiri antara lain Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, dan Direktur Utama LKBN Antara Saiful Hadi.

Editor: Aditia Maruli

(Setper-22/7)



21 July, 2014

Semangat Tebu Preman dan Bibir Terkatup

Dahlan Iskan, Menteri BUMN RI

 

Waktu saya duduk-duduk santai di bawah pohon besar bersama seluruh karyawan inti di halaman Pabrik Gula Kwala Madu, Langkat, Sumatera Utara, Jumat sore lalu, tiba-tiba angin sangat kencang menerjang kawasan itu. Debu, pasir, dan dedaunan kering ikut menerpa kami. Sebagian debu masuk hidung, mata, dan mulut yang lagi terbuka.

Omong-omong serius menjelang malam ke-21 bulan puasa sore itu terhenti seketika. Masing-masing sibuk mengucek mata, membersihkan rambut, dan meludah dari mulut yang kering. “Ini memang lagi musim angin. Angin bahorok,” ujar GM Pabrik Gula Kwala Madu sambil gaber-gaber. Setelah angin reda omong-omong diteruskan. Sambil was-was akan datangnya bahorok berikutnya.

Angin kencang seperti itu, langsung menjadi topik “tadarus ramadhan” yang hangat di bawah pohon sore itu. Juga tentang panjangnya musim hujan di situ. Sebuah tantangan berat yang harus diatasi. Sulit sekali menanam tebu di iklim seperti itu. PG Kwala Madu selalu sulit mengejar prestasi pabrik-pabrik gula di Jawa.

“Tanahnya memang tidak cocok untuk tebu,” ujar Dirut PTPN 2, Batara Moeda Nasution yang mendampingi saya. Karena itu Belanda dulu hanya mau bikin pabrik gula di Jawa.

“Tanaman tebu, memerlukan iklim yang teratur, perlu batas yang tegas antara musim hujan dan musim kemarau, dan harus ada waktu yang nyaris tanpa hujan sama sekali selama empat bulan terus menerus,” ujar Dr Aris Toharisman saat saya telepon dari bawah pohon di Langkat itu. Dr Aris adalah Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Gula Indonesia (P3GI) di Pasuruan, Jawa Timur.

Tapi pabrik gula ini sudah terlanjur ada. Kapasitasnya terlalu besar untuk ditutup: 4.000 tcd. Waktu itu, pemerintah Orde Baru memang berambisi untuk swasembada gula. Banyak pabrik baru didirikan. Di Sulsel tiga pabrik, di Sumut dua, dan satu di Kalsel. Yang di Sulsel didirikan di Takalar, Bone, dan Camming. Ketika tiga pabrik ini mengalami kesulitan yang panjang, orang menyebutnya terkena TBC, sesuai dengan huruf pertama nama tiga lokasi itu.

Alhamdulillah, sejak tahun lalu yang dua pabrik (TB) sudah membaik, tinggal yang C yang masih batuk-batuk. Ini karena lahan tebunya tidak cukup lagi akibat diduduki masyarakat di awal reformasi dulu.

Tentang satu pabrik yang di Kalsel, inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, sudah wafat. Pabriknya sudah jadi besi tua dan di atas kuburannya kini ditanami sawit. Sudah tidak bisa dihidupkan. Mayatnya pun di dalam kuburnya sudah tinggal tulang-belulang.

Sedang dua yang di Sumut, ya itu tadi. Jadi sumber kerugian besar yang berkepanjangan. Tapi saya bertekad untuk tidak menutupnya, terutama yang di Kwala Madu. Tahun lalu perbaikan manajemen sudah mulai menunjukkan hasil. Untuk pertama kali dalam 20 tahun terakhir bisa mencapai rendemen 7. Tapi untuk lebih dari itu harus dicari jenis tebu yang cocok.

Saya masih yakin ilmu pengetahuan yang kini sudah begitu majunya akan bisa mengatasinya. Tantangannya memang sangat besar dan banyak. Tapi justru di situlah asyiknya. Ilmu pengetahuan, disiplin tinggi, dan kerja keras harus jadi solusi.

Tahun lalu saya sudah meningkatkan anggaran penelitian tebu menjadi Rp5 miliar dari sebelumnya, selama bertahun-tahun, hanya Rp1 miliar. Tahun ini saya minta ditingkatkan lagi menjadi Rp10 miliar. Ahlinya cukup memadai. Ada lima doktor di situ. Di bawah Dr Aris yang selalu lulus cum laude di tiga jenjang pendidikan tingginya. S1-nya IPB jurusan tanah, S2-nya di NSW Autralia bidang bioteknologi, dan S3-nya di Ulm, Jerman, di bidang teknologi pangan.

Putra kelahiran Kuningan tahun 1966 ini memang baru saya terjunkan memimpin tim riset ini tahun 2012 lalu.

Intinya: harus ditemukan bibit tebu jenis “preman medan”. Jangan sekali-kali menanam tebu biasa. Jenis tebunya harus yang sekaligus tahan atas semua persoalan yang panjang ini: tahan angin (batang harus kaku), tahan hujan, tahan hama penggerek batang raksasa, tahan hama penggerek batang garis-garis, tahan penyakit daun hangus, penyakit busuk batang, penyakit pembuluh luka api, dan banyak lagi.

Tidak ada penyakit tebu lebih banyak dari di Medan ini. Mengatasinya pun amat sulit. Ibarat komplikasi penyakit obatnya harus saling bertentangan. Ini ibarat sakit gula komplikasi dengan liver. Yang satu jangan minum gula, yang satu lagi perlu banyak gula.

Tapi, sekali lagi saya masih yakin ilmu pengetahuan bisa mencarikan jalan keluar. Dr Aris sudah punya kesimpulan. “Tebunya harus dari jenis tebu liar,” katanya. Yakni perkawinan antara tebu yang baik dengan rumput liar sejenis glagah. Varitas itu sudah dilahirkan di laboratorium P3GI dengan kombinasi lebih dari 20 jenis. Semuanya lagi diuji coba di Kwala Madu.

Yang mana di antara 20 kombinasi itu cocok ditanam di Medan, baru akan diketahui dua bulan lagi. Kini tanaman uji coba itu baru berumur empat bulan. Kesimpulan baru bisa dibuat setelah tanaman berumur enam bulan. Semoga berkah Lailatul Qadar bisa sampai ke tanaman tebu.

Jumat-Sabtu-Minggu kemarin saya memang ke Medan, Pangkalan Susu, Langkat, Jember, Lumajang, dan Surabaya. PLTU Pangkalan Susu yang sangat besar itu, baik ukurannya (2×200 MW), lebih-lebih persoalannya, alhamdulillah sudah memasuki tahap uji coba. Saat saya berkunjung ke situ turbin unit 2 sedang diuji. Berapa jam kemudian saya mendapat laporan turbinnya sudah berhasil diputar maksimal: 3.000 rpm. Ada harapan besar krisis listrik di Medan berakhir di 100 hari terakhir kabinet Presiden SBY.

Hari itu, setelah Jumatan di Masjid Tuan Guru Basilam, ke Pabrik Gula Kwala Madu, dan ke pesantren Syech Marbun Medan, saya langsung ke Surabaya, Jember, dan Lumajang. Di Surabaya, tahun ini PT SIER (Persero) kembali menjadi tuan rumah khataman Quran oleh 1.500 hufadz (orang yang hafal Al Quran 30 juz).

Di Jember saya ke Pabrik Gula Semboro. PG ini tidak hanya berhasil bangkit tapi juga bisa menghasilkan kristal terbaik. Lalu syukuran di pesantren Bustanil Ilmu Al Gozali yang berambisi menjadi “Pondok Gontor di Timur”.

Setelah dhuhuran di rumah Rais Syuriah NU Jember KH Muhyiddin Abdusshomad, saya ke Lumajang untuk meninjau PG Jatiroto. Di sinilah saya harus menjawab pertanyaan sulit para petani tebu: mengapa di saat petani lagi sangat bergairah, kok gula rafinasi impor membanjiri pasar secara masif.

Saya tertegun menghadapi pertanyaan itu. Lama saya terdiam. Tidak ada kekuatan di bibir saya untuk membuka mulut.

*Dahlan Iskan, Menteri BUMN RI

(Setper-21/7)



15 July, 2014

Perkuat Silaturahmi, Perum LKBN ANTARA Gelar Buka Puasa Bersama Karyawan

Senin, 14 Juli 2014 lalu Perum LKBN ANTARA menyelenggarakan Buka Puasa Bersama Karyawan di Auditorium Adhyana, Wisma ANTARA Lantai 2. Acara yang dimulai pada pukul 16.00 sore tersebut dihadiri oleh seluruh Direksi dan karyawan Perum LKBN ANTARA, mantan pemimpin umum ANTARA, dan juga pensiunan ANTARA. Acara Buka Puasa Bersama ini bertujuan untuk memperkuat silaturahmi di antara keluarga besar Perum LKBN ANTARA.

Acara dibuka dengan penampilan grup Nasyid Acapela Gradasi yang dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan Sari Tilawah. Tampil sebagai pembicara, Ustadz Antung Abdullah memberikan ceramah mengenai esensi dari bulan puasa sebagaimana yang tercantum dalam QS Al Baqarah ayat 183. Ustadz Antung Abdullah menjelaskan bahwa di bulan puasa ini manusia diperintahkan untuk berpuasa agar menjadi manusia yang bertaqwa, yakni manusia yang senantiasa mengerjakan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.

Zaim Uchrowi, Keta Dewan Pengawas Perum LKBN ANTARA dalam sambutannya mengingatkan seluruh karyawan ANTARA untuk lebih giat membaca. Sebagaimana wahyu pertama Allah SWT yaitu ‘iqro’ yang berarti ‘bacalah’.

“Di ANTARA (minat membaca) sudah sangat luar biasa, namun masih kurang. Mari kita terus membiasakan membaca, karena ini pun merupakan perintah dari agama.” kata Zaim.

Saiful Hadi, Direktur Utama Perum LKBN ANTARA dalam sambutannya juga memberikan informasi mengenai beberapa kebijakan perusahaan. Salah satunya adalah pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) yang telah diberikan oleh perusahaan pada hari tersebut, sedangkan THR untuk pensiunan akan diberikan pada hari Selasa (15/7).

“Untuk kenaikan gaji, insya Allah di bulan Agustus akan ada kenaikan. Kenaikan bukan pada gaji pokok, tapi kenaikan lainnya. Alhamdulillah disini pun ada tim dari manajemen yang menyiapkan bingkisan untuk karyawan dari rezeki ulang tahun 2013 lalu. Direksi sepakat untuk memberikannya kepada karyawan”, jelas Saiful.

Selain itu, Perum LKBN ANTARA juga memberikan bantuan kepada 30 anak karyawan. Pada hari tesebut ANTARA pun memberikan uang santunan kepada Yayasan Al-Iman, bantuan kepada anak yatim dari Yayasan Al-Iman, bantuan kepada Penantara, dan bingkisan untuk seluruh karyawan.

Acara buka puasa bersama yang penuh dengan suasana kekeluargaan tersebut diakhiri dengan pembacaan doa dan buka puasa bersama.

(Setper-15/7)



14 July, 2014

Iklim Prof untuk Balapan Tingkat Dunia

Dahlan Iskan, Menteri BUMN RI

 

Waktu tahun lalu Pertamina diberitakan di luar negeri sebagai perusahaan pertama dari Indonesia yang berhasil masuk Fortune Global 500, saya ditanya wartawan:

T: Apa perasaan Anda?
Jawab saya: Terkejut, bangga, dan sedih.
T: Mengapa sedih?
J: Peringkatnya terlalu baik hahaha…
T: Seharusnya peringkat berapa?
J: Ekspektasi saya di peringkat 400-an dululah. Baru kian tahun kian meningkat. Bukan sekali masuk langsung di peringkat 122 begini. Terlalu baik hehe… Bisa menekan direksi Pertamina terlalu keras.

Tentu kebanggaan saya lebih besar dari kesedihan (pura-pura) saya. Pertamina yang begitu lama jadi bulan-bulanan akhirnya bisa sangat profesional dan berhasil masuk Fortune Global 500. Tapi yang saya sedihkan benar-benar terjadi. Tahun ini peringkat pertamina turun satu tangga menjadi 123.

Tentu saya tidak kaget dan tidak sedih. Meski turun, turunnya hanya satu tangga. Meski turun toh masih di papan 100-200. Masih sangat terhormat. Bahkan masih sangat sulit untuk mempertahankannya. Terutama karena ekonomi USA kian baik. Tentu akan banyak perusahaan di sana yang segera membesar. Ekonomi AS bangkit karena mendapat “stimulus” yang luar biasa: harga energi yang yang tiba-tiba murah sejak ditemukannya gas di celah-celah bebatuan.

Ke depan kemungkinan perununan peringkat Pertamina masih akan terjadi. Bukan lantaran kinerja Pertamina merosot melainkan lebih melonjaknya kinerja perusahaan-perusahaan di AS atau Jerman atau Jepang atau Tiongkok. Tentu balapan tingkat dunia itu akan terus menghantui Pertamina.

Karena itu kewajiban kita semua untuk memberikan iklim yang terus kian profesional kepada Pertamina. Termasuk dukungan untuk membuatnya kian steril dari berbagai intervensi kepentingan non-korporasi. Saya melihat ekspansi Pertamina di Aljazair sebagaimana yang saya tulis di Manufacturing Hope sebelumnya, bisa menjadi salah satu alat bagi Pertamina untuk balapan di tingkat dunia itu.

Saya juga lagi menunggu dengan berdebar proyek besar yang satu ini: penggelaran pipa gas dari Arun ke Medan. Tanpa APBN. Mestinya, tiga bulan lagi selesai. Kemajuan pengerjaannya sesuai dengan target. Saya sudah sampaikan kepada Karen Agustiawan harapan saya agar proyek ini selesai 15 Oktober depan. Atau lima hari sebelum masa jabatan saya berakhir.

Ini akan bisa menghemat uang negara Rp 4 triliun per tahun. Ini akan mengakhiri sejarah panjang pemakaian BBM untuk membangkitkan listrik di Medan. Ini juga sekaligus mengatasi ketiadaan gas untuk industri di seluruh Medan. Lebih dari itu instalasi raksasa LNG Arun yang sudah nganggur bisa segera dimanfaatkan.

Kemarin saya langsung mengontak Menteri ESDM Jero Wacik. Untuk bisa memutuskan alokasi gas untuk dialirkan melalui pipa ini ke Medan. Pak Wacik pun langsung merespon. “Saya bereskan. Banyak hal ribet begini bisa saya bereskan. Contohnya gas Tangguh itu,” katanya. Alhamdulillah.

Proyek pipa gas Arun-Medan ini akan menjadi agenda 100 hari terakhir pemerintahan Pak SBY.
Tentu saya juga mengucapkan selamat kepada direksi PLN. Perusahaan “Lilin” Negara (karena dirinya sendiri sering terbakar untuk menerangi orang lain) itu menyusul Pertamina masuk Fortune Global 500. Peringkatnya pun tidak membuat saya sedih: 477. Terus terang saya kaget PLN sudah begitu besarnya untuk ukuran dunia.

“Anda hebat Pak Nur. Anda telah tercatat, di masa Anda jadi dirutlah PLN masuk Fortune Global 500,” tulis saya untuk Nur Pamuji, Dirut PT PLN. Ini tentu akan jadi riwayat hidup yang manis. Terutama untuk direksi PLN yang tahun ini akan habis masa baktinya.

Saya melihat masih ada tiga lagi BUMN yang memiliki potensi untuk masuk Fortune Global 500 dalam dua tahun ke depan. Tentu mereka memerlukan dukungan yang kuat. Terutama untuk bisa melakukan aksi-aksi korporasi yang mereka perlukan. Direksi mereka sangat mampu. Asal tidak banyak diintervensi.

*Dahlan Iskan, Menteri BUMN RI

(Setper-14/7)



7 July, 2014

Lowongan Pekerjaan ANTARA 2014

Perum LKBN Antara membutuhkan beberapa tenaga untuk mengisi beberapa posisi dengan kualifikasi sebagai berikut :

1.Wartawan Antaranews.com

Persyaratan:
- S1 semua jurusan, IPK min. 2,75
- Usia max. 27 tahun
- TOEFL min. 450
- Belum menikah
- Dapat bekerja dalam tim
- Sehat jasmani dan rohani

Lamaran dikirimkan dengan melampirkan CV, foto copy Ijazah, Transkip Nilai, fotocopy KTP, pas photo serta mencantumkan no.telp/HP yang dapat dihubungi.

2.Fotografer Gohitzz.com

Persyaratan:
- Pendidikan min. S1 segala jurusan
- Usia Maks. 27 tahun
- Memiliki pengalaman dalam bidang fotografi minimal 2 tahun
- Menyukai lifestyle
- Memiliki kemampuan menulis jurnalistik
- Memiliki alat/perlengkapan foto sendiri
- Dapat bekerja dalam tim

Lamaran dikirim dengan melampirkan CV, portofolio dalam bentuk winzip/winrar (maksimal 1MB), dan mencantumkan no. telp/HP yang dapat dihubungi.

3.Translator

Deskripsi Tugas:
Melakukan penyuntingan/pengeditan dan penerjemahan berita yang dihasilkan oleh Mitra Asing

Persyaratan:
- Pendidikan minimal S1
- Diutamakan Jurusan Jurnalistik, Komunikasi dan Bahasa/Sastra inggris
- Usia max. 26 tahun
- TOEFL min. 450
- Belum menikah
- Memiliki pengetahuan di bidang jurnalistik
- Dapat mengoperasikan MS Office
- Bersedia bekerja dalam shift
- Dapat bekerja dalam tim
- Sehat jasmani dan rohani

Lamaran dikirimkan dengan melampirkan CV, foto copy Ijazah, Transkip Nilai, fotocopy KTP, pas photo serta mencantumkan no.telp/HP yang dapat dihubungi.

4.Staf Database Dokumentasi Foto

Deskripsi Tugas:
- Mengembangkan sistem untuk digitalisasi dan database foto
- Mengelola database dokumentasi foto

Persyaratan:
- Diutamakan Pria
- Pendidikan minimal D3, diutamakan jurusan Teknik Multimedia atau jurusan Perpustakaan
- Usia max. 25 tahun
- Bersedia bekerja dalam shift
- Dapat bekerja dalam tim
- Sehat jasmani dan rohani

Lamaran dikirimkan dengan melampirkan CV, foto copy Ijazah, Transkip Nilai, fotocopy KTP, pas photo serta mencantumkan no.telp/HP yang dapat dihubungi.

5.Staf Administrasi & Keuangan

Persyaratan:
- Diutamakan Pria
- Pendidikan minimal S1 semua jurusan, diutamakan Manajemen
- Usia max. 25 tahun
- Mampu mengoperasikan Microsoft Office
- Dapat bekerja dalam tim
- Sehat jasmani dan rohani

Lamaran dikirimkan dengan melampirkan CV, foto copy Ijazah, Transkip Nilai, fotocopy KTP, pas photo serta mencantumkan no.telp/HP yang dapat dihubungi

6.Staff Helpdesk

Persyaratan:
- Wanita
- Pendidikan minimal Diploma 3, diutamakan jurusan Teknik Informasi/Manajemen Informasi
- Usia Maks. 25 tahun
- Aktif berbahasa Inggris dengan lancer
- Mampu mengoperasikan komputer dengan baik, terutama program Microsoft Office
- Dapat bekerja dalam tim

Lamaran dikirim dengan melampirkan CV dan surat lamaran dalam bahasa Inggris, fotokopi ijazah, transkrip nilai, fotokopi KTP, pas photo uk. 4×6 sebanyak 2 lbr, dan mencantumkan no. telp/HP yang dapat dihubungi.

7.IT Support & Helpdesk

Persyaratan:
- Pria
- Minimal D-3 Teknik Komputer/Teknik Informatika/Sistem Informasi dengan IPK minimal 2.75
- Menguasai berbagai operating sistem, troubleshoot hardware dan software.
- Diutamakan memiliki pengalaman kerja di lingkup IT minimal 1 Tahun
- Diutamakan berdomisili di JABODETABEK
- Mampu bekerja dibawah tekanan, ulet, dan berkelakuan baik
- Usia maksimal 25 tahun.

Lamaran dikirim dengan melampirkan CV dan surat lamaran serta mencantumkan no. telp/HP yang dapat dihubungi.

8.Account Executive ANTARA PUBLISHING UNIT (AE APU)

Persyaratan:
- S-1 semua jurusan
- Usia maksimal 27 tahun
- Berpengalaman minimal 2 tahun di bidang penerbitan
- Memiliki jaringan dengan penerbitan dan toko buku
- Mampu mengoperasikan program Microsoft Office.
- Mampu membuat proposal bisnis.
- Memiliki pemahaman bisnis dan perkembangan ICT, Multimedia serta Media Massa.
- Memiliki kemampuan analisa dan komunikasi yang baik.

Kirim Surat Lamaran dengan melampirkan CV, Foto Copy Ijazah, Foto Copy Transkip Nilai, Foto Copy KTP, Pas Foto (4X6) 2 lembar, no.telepon/HP yang dapat dihubungi.

Lamaran dikirim ke paling lambat sudah kami terima maksimal 18 Juli 2014 kepada :

Departemen PSDM
PERUM LKBN ANTARA
Wisma Antara Lt.19
Jl. Merdeka Selatan No. 17
Jakarta 10110

Atau kirim via email: recruitment-sdm@antara.net.id

Cantumkan posisi yang ingin dilamar pada amplop di sebelah kiri atas atau pada subject email.

(Setper-7/7)



7 July, 2014

D’Lloyd Setelah Lama Mati Suri

Dahlan Iskan

 

Satu lagi BUMN yang sudah lama mati bisa hidup lagi: PT Djakarta Lloyd. Minggu lalu sebuah pesta kecil diselenggarakan di hotel Pullmann Jakarta untuk syukuran.

Selama ini sulit sekali mencari jalan keluar menghidupkan perusahaan pelayaran yang pernah memiliki kelompok musik legendaris D’Lloyd itu.

Pernah saya ingin menghidupkannya dengan cara membelikannya kapal. Agar bisa mulai berusaha lagi. Tapi takut: jangan-jangan begitu kapal itu dibeli dan diserahkan ke PT Djakarta Lloyd langsung hilang. Disita orang.

Itu karena DL memiliki utang lebih dari Rp 1,3 triliun. Mereka itulah yang telah menyita kapal-kapal DL satu per satu.

Terakhir dua kapalnya yang masih tersisa dan sedang diperbaiki di Singapura, disita orang pula di sana. Habis. Ludes. Perusahaan perkapalan ini tidak punya kapal sama sekali.

Ketika saya mulai menjadi menteri, direktur DL tinggal satu: Syahril Japarin. Sebelumnya Syahril sudah memiliki posisi yang mapan sebagai dirut perusahaan air minum di Jakarta. Tapi ketika menteri BUMN sebelum saya menawarinya untuk menyelamatkan DL, Syahril tertantang.

Syahril sering menemui saya yang waktu itu masih menjabat dirut PLN. Dia minta untuk diberi tugas mengangkut batubara PLN. Tentu tidak mungkin. Tidak memenuhi syarat.

Pengangkut batubara PLN harus punya kapal. Apalagi, saat itu, saya lagi menerima tugas sulit dari menteri BUMN untuk menghidupkan perusahaan perkapalan yang juga sudah lama mati: PT Bahtera Adiguna (BAg).

Di tangan PLN akhirnya BAg bisa hidup dan kini sudah sangat sehat. Kapalnya juga sudah cukup banyak.

Saya sungguh iba melihat orang seperti Syahril. Mau menjadi dirut sebuah perusahaan BUMN yang sedang dalam proses tenggelam. Perusahaan itu tidak memiliki kapal, tidak memiliki kepercayaan, dan tidak memiliki penghasilan untuk menggaji karyawan.

Setiap hari yang datang ke kantornya adalah para pendemo: minta pembayaran gaji dan pembayaran utang.

Yang membuat lebih sulit, administrasi di perusahaan itu sudah porak poranda. Berkas-berkas hilang atau dihilangkan. Catatan-catatan utang tidak dilengkapi dokumen yang memadai. Sejak tahun 2007 DL tidak pernah diaudit. Auditor tidak bisa melakukannya. Tidak ada laporan kruangan.

Ketika saya beralih menjabat menteri BUMN saya sudah tahu penderitaan Syahril. Dia mempunyai jabatan keren, dirut BUMN, tapi tidak pernah menerima gaji. Saya langsung memberikan gaji saya sepenuhnya kepada Syahril.

Jadilah dia dirut yang gajinya sebesar gaji menteri. Jangan kaget, gaji menteri itu hanya 5 persennya gaji dirut BUMN besar.

Enam bulan lamanya Syahril “bergaji menteri”, sampai akhirnya perusahaan yang dia pimpin mulai sedikit-sedikit dapat penghasilan.

Ketika Syahril kemudian diangkat menjadi Dirut Pelni, DL dipimpin satu orang saja: Arham S Toriq. Dia seorang akuntan yang juga tertantang untuk meneruskan penyelamatan DL.

Arham berpikir tidak mungkin DL bisa selamat kalau utang Rp 1,3 triliun tidak diselesaikan. Arham ingin DL segera punya kapal. Tapi mustahil. Utang harus diselesaikan dulu.

Maka Arham menempuh jalan KPKU. Berhasil. KPKU memutuskan semua utang DL dialihkan menjadi saham. Dengan status saham yang tidak memiliki hak suara. Diputuskan pula, DL akan mencicil utang itu selama 18 tahun, dengan masa tenggang lima tahun.

Dengan keputusan KPKU seperti itu buku DL menjadi bersih!

Cara penyelesaian utang yang ditempuh Arham itu baik. Saya memang berkeras tidak mau negara harus menyelamatkan DL. Misalnya dengan cara Penyertaan Modal Negara (PMN). Bahkan, kalau memang harus mati, mati saja.

Dengan sikap saya seperti itu akhirnya pemilik piutang memilih perusahaan harus tetap hidup dengan cara restrukturisasi utang.

Cara seperti itu pulalah yang telah saya pakai untuk menyelamatkan PT Istaka Karya tahun lalu. PT Istaka yang juga terbelit utang di luar kemampuannya akhirnya terancam mati. Saya juga berkeras tidak mau ada PMN. Kalau mau mati, mati saja.

Usaha restrukturisasi pun akhirnya dilakukan. Ternyata berhasil. PT Istaka Karya kini hidup lagi. Bahkan sudah sangat sehat.

Maksud saya, untuk LT lMerpati Nusantara Airlines juga dilakukan hal yang sama. Jangan diberi lagi uang dari negara. Sudah terlalu banyak uang negara tenggelam di situ.

Tanpa restrukturisasi utang sulit Merpati diminta hidup lagi. Merpati memiliki utang Rp 7,9 triliun. Bahkan akumulasi kerugiannya sudah mencapai Rp 7,2 triliun. Karena itu melakukan restrukturisasi utang saja tidak cukup. Harus pula dilakukan kuasi reorganisasi untuk menghilangkan angka akumulasi kerugian yang begitu besar.

Setelah dua langkah itu dilakukan, barulah bisa dilakukan langkah besar ketiga: kerjasama operasi dengan perusahaan lain.

Tiga langkah besar itu tidak bisa dilakukan hanya oleh menteri BUMN. Harus secara bersamaan dilakukan oleh Menteri BUMN, Menteri Keuangan, Menteri Perhubungan, dan Mensesneg. Tentu juga Menko Perekonomian. Dan prosesnya harus melalui DPR, khususnya Komisi 6.

Karena itu saya salut pada Komisi 6 DPR yang telah membentuk Panitia Kerja (Panja) Merpati. Inisiatif Komisi 6 yang begitu cepat sungguh tidak saya perkirakan sebelumnya. Semoga Panja DPR di Komisi 6 itu menghasilkan yang terbaik untuk Merpati.

Khususnya diberikannya lampu hijau untuk restrukturisasi utang dan kuasi reorganisasi untuk mengatasi besarnya akumulasi kerugian.

Setelah Merpati ini masih ada satu lagi yang belum menemukan jalan keluar yang tuntas: PT Kertas Leces. Tapi waktunya sudah sangat mepet. PT IKI, PT Garam, PT Perikanan, Perum Perikanan Indonesia, Istaka, Waskita, dan banyak lagi BUMN sudah berhasil disehatkan.

Tapi PT Kertas Leces masih memusingkan. Saya ingin mengubahnya menjadi perusahaan energi, tapi waktu sudah tidak cukup.

*Dahlan Iskan, Menteri BUMN RI

(Setper-7/7)



7 July, 2014

Beragam Tradisi Selama Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan. Sungguh sebuah rizki yang tak dapat tergantikan oleh apapun ketika Ramadhan tiba dan kita masih dapat melewati setiap momennya sampai Idul Fitri nanti.

Puasa Ramadhan.
Puasa di bulan Ramadhan merupakan puasa wajib bagi umat Islam (muslim) di seluruh dunia. Mulai disyariatkan pada tanggal 10 Sya`ban tahun kedua Hijriah atau 1,5 tahun setelah umat Islam hijrah dari Mekkah ke Madinah, atau setelah umat Islam diperintahkan untuk memindahkan kiblatnya dari masjid Al- Aqsa di Jerusalem ke Masjidil Haram di Mekkah.

Proses pensyari’atan ibadah puasa dalam Islam, tercatat memiliki tiga fase penting. Pertama, ketika Rasulullah SAW datang ke kota Madinah, puasa diwajibkan dengan cara tiga hari dalam satu bulan. Kedua, mekanisme diubah dengan diberlakukannya puasa wajib di bulan Muharram. Ketiga atau terakhir, yang hingga saat ini dan bahkan sampai seterusnya akan diterapkan, adalah puasa wajib di bulan Ramadhan dengan hitungan satu bulan penuh.

Perintah puasa Ramadhan ini didasarkan pada firman Allah di dalam Alquran surat Al-Baqarah ayat 183, “ Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS: Al Baqoroh: 183).

Sebelum firman Allah mengenai puasa Ramadhan turun, puasa yang dilaksanakan Rasulullah SAW adalah puasa bulan Asyura. Ketika Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah, Beliau mengetahui bahwa kaum Yahudi di daerah tersebut berpuasa pada hari Asyura, kemudian saat itu pula Nabi Muhammad menyatakan bahwa Muslim dapat berpuasa pada hari-hari itu (Asyura).

Tidak hanya menahan makan dan minum hingga waktu Magrib tiba, namun berpuasa juga berarti menjaga lisan, pendengaran, penglihatan, dan seluruh anggota tubuh dari segala hal yang tidak baik.

Keutamaan Bulan Ramadhan.
1. Pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan para setan diikat . Allah memberikan kesempatan selebar-lebarnya kepada umat Islam untuk melakukan segala bentuk kebaikan pada. Suasana pada bulan Ramadhan dibuat sedemikian rupa oleh Allah SWT sehingga setiap muslim bisa mengerjakan kebaikan dengan mudah.
2. Bulan Ramadhan adalah bulan sedekah. Bersedekah di bulan Ramadhan pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Rasulullah saw sendiri telah memberikan contoh yang baik, karena beliau paling banyak sedekahnya pada bulan Ramadhan.
3. Bulan Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Al-Qur’an diturunkan pertama kali pada bulan Ramadhan maka sangat tepat sekali kalau bulan ini kita manfaatkan untuk semakin banyak membaca dan mempelajari Al-Qur’an.
4. Bulan Ramadhan adalah bulan Kemenangan. Pada bulan Ramadhan, umat Islam banyak meraih kemenangan atas orang-orang kafir dalam berbagai medan pertempuran. Pada tahun 2 H kaum muslimin mampu mengalahkan pasukan kafir Quraisy dalam perang Badar. Pada tahun 8 H, kaum muslimin mampu menaklukkan kota Makkah. Pada tahun 479 H pasukan Islam mampu mengalahkan pasukan salib dalam perang ” Az Zalaqah ” di Andalus, dan pada 658 H pasukan Islam mampu mengalahkan pasukan Tartar dalam perang Ainul Jalut di Palestina.
Tidak diragukan lagi bahwa umat yang dekat dengan Allah dan menjauhi maksiat akan selalu meraih kemenangan karena Allah SWT akan membantu mereka.
5. Bulan Ramadhan adalah bulan taubat dan ampunan. Banyak umat Islam yang mendapatkan ampunan pada bulan Ramadhan karena bersungguh-sungguh dalam beribadah.
6. Pada bulan Ramadhan banyak orang yang diselamatkan dari api neraka. Itu terjadi setiap malam, sebagaimana sabda Rasulullah saw:
“Sesungguhnya Allah swt menyelamatkan oang-orang dari api neraka,dan itu terjadi pada tiap malam pada bulan Ramadhan.” (HR. Tirmidzi).
7. Bulan Kesabaran. Bulan Ramadhan disebut bulan kesabaran karena orang-orang yang berpuasa harus banyak menahan diri dari hal-hal yang dilarang seperti makan, minum, dan lainnya.
8. Bulan dikabulkannya doa. Bulan Ramadhan adalah bulan orang berpuasa, sedangkan orang yang berpuasa doanya mustajab. Allah SWT sendiri telah menganjurkan orang–orang yang sedang bepuasa untuk banyak berdo’a kepada-Nya karena Allah sangat dekat dengan para hamba-Nya yang sedang berpuasa.
9. Dalam bulan Ramadhan ada Lailatul Qadar, yang ibadah di dalamnya lebih baik dari pada ibadah seribu bulan,

Tradisi Dalam Bulan Ramadhan.
Kemeriahan sekaligus kesyahduan bulan penuh berkah dan ampunan bagi umat Islam ini tidak hanya dapat dirasakan di negara dengan mayoritas muslim seperti di Indonesia, namun juga di negara-negara dengan jumlah umat muslim sebagai minoritas.

Ramadhan yang selalu dinanti, tentu saja tidak bisa lepas dari berbagai macam tradisi di dalamnya, tergantung dimana tempat kita berpijak. Tradisi-tradisi yang ada merupakan salah satu cara mensyukuri datangnya bulan suci. Bagaimana tradisi menyambut Ramadhan dan selama bulan Ramadhan di berbagai negara akan kita bahas kali ini.

1. Indonesia.

Beragam budaya di Indonesia menyambut bulan Ramadhan, seperti,

A. Tradisi Meugang di Nanggroe Aceh Darussalam. Acara ini biasanya digelar satu atau dua hari sebelum datangnya bulan puasa dimana masyarakat akan menyembelih hewan ternak dan memakannya bersama-sama sembari bersilahturahmi.

B. Nyorog – Jakarta. Bentuk kegiatannya, saling mengantar bingkisan berupa makanan mentah atau matang untuk orang- orang yang dikasihi. Nyorog bertujuan mempererat silaturahmi antara anggota keluarga

C. Balimau – Sumatera Barat. Secara harfiah, Balimau berarti berlimau dalam bahasa Indonesia. Menjelang Ramadhan, setiap orang mandi dan keramas, baik sendiri-sendiri maupun beramai-ramai menggunakan limau untuk mencuci rambutnya. Balimau berarti juga mensucikan atau membersihkan diri sebelum memasuki Ramadhan.

D. Munggahan – Jawa Barat. Secara bahasa Munggahan artinya naik. Maksud naik di sini adalah naik menuju bulan yang lebih tinggi, yaitu bulan Ramadhan. Munggahan diisi dengan kegiatan berkumpul kemudian makan bersama. Tradisi ini juga bermaksud untuk mempererat tali kekeluargaan.

E. Ruwahan – Jawa Tengah dan DIY. Tradisi Ruwahan merupakan Filosofi yang dipegang masyarakat dengan memasak kue tradisional itu adalah Apem, menyimbolkan permohonan maaf atas seluruh kesalahan dan dosa.

2. Austria.

Menjelang bulan suci Ramadhan. Muslim di Austria menunjukkan kepedulian mereka terhadap sesama umat. Kampanye pengumpulan paket lebaran untuk keluarga miskin dan hadiah lebaran untuk anak-anak yatim piatu di Palestina adalah bentuk dari kepedulian tersebut. kampanye dengan nama Feeding Fasting Palestinians ini dikordinir oleh organisasi kemanusiaan Palestina di Austria.

3. Swedia.

Sebuah kebiasaan Muslim di Swedia adalah saling memberikan selamat begitu mengetahui munculnya hilal sebagai tanda dimulainya bulan Ramadhan. Setelah itu mereka melaksanakan salat tarawih berjamaah di masjid-masjid terdekat atau tempat yang mereka sewa sementara untuk melakukan ibadah sholat Tarawih.

4. Mesir

Di Mesir terdapat sebuah meriam tua dengan nama Hajjah Fatima. Meriam yang terletak di dataran tinggi Moqattam dekat Citadel ini digunakan sebagai penanda bulan puasa. Tiap waktu imsak dan buka puasa, meriam ini disulut hingga mengeluarkan bunyi dentuman yang keras. Hajjah Fatimah merupakan warisan dari Muhammad Ali Pasha, putri Ustman Khos Qadam—penguasa Dinasti Usmani.

5. Liberia.

Yang paling menonjol dari kebiasaan selama Ramadhan di Liberia adalah selama waktu puasa, umat Islam berhenti mendengarkan musik. Bagi mereka, orang yang mendengarkan musik selama Ramadhan dianggap berdosa dan menyimpang dari kesyahduan bulan yang diberkati ini. Namun berkebalikan dari kebiasaan di atas, ketika menyambut datangnya bulan Ramadhan umat muslim Liberia memainkan alat-alat musik dari kayu selama beberapa jam dan disiarkan oleh radio lokal.

Ketika waktu sahur datang, Papali atau orang yang bertugas membangunkan umat untuk bersahur, berhenti sebentar di setiap rumah sambil menyanyikan lagu-lagu relijius local dan kalimat syahadat sejak tiga jam sebelum fajar.

6. Mauritania.

Mauritania adalah sebuah negara yang terletak di bagian barat laut Afrika. Pesisirnya menghadap ke Samudra Atlantik, di antara Sahara Barat di sebelah utara dan Senegal di selatan. Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyah sangat diutamakan umat Muslim Mauritania. Pemuda muslim Mauritania saling berkunjung satu sama lain dan meminum teh hijau.

7. Bangladesh.

Suasana Ramadhan di Bangladesh sangat berbeda. Umat Islam, lebih banyak memanfaatkan waktu bulan puasa untuk memperbanyak membaca buku agama. Terselenggaranya pameran buku juga menjadi tradisi Ramadhan di Bangladesh.

8. China.

Beragam aktivitas keislaman diselenggarakan di masjid-masjid China seperti kajian tafsir Alquran sebelum tarawih dan memburu malam lailatul qadr. Penganan tambahan seperti teh, gula-gula dan kurma disajikan di tiap rumah sebagai pembeda bulan penuh berkah ini dengan hari-hari biasa.

Dimanapun kita berada, apapun tradisi yang kita jalankan, pada intinya Ramadhan mengingatkan dan memberikan kita kesempatan untuk beribadah lebih banyak, lebih khusyuk, demi ridho Allah subhanahu wa ta’ala.

(Setper-7/7)



4 July, 2014

Pemilu 2014: Pilih Calon Presiden Terbaik, Cerdas Cermati Visi dan Misinya

Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Indonesia hanya tinggal hitungan hari. Tanggal 9 Juli 2014 nanti, masyarakat Indonesia akan memilih pemimpin Indonesia yang akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2014 – 2019.

Pemilu 2014 ini merupakan pemilihan presiden langsung ketiga di Indonesia. Pemenang dalam Pemilu Presiden 2014 ini akan menggantikan jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang telah menjabat sebagai Presiden Indonesia selama dua periode.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperkirakan jumlah pemilih pada pemilu presiden tahun ini adalah sebesar 190 juta. Dari jumlah tersebut 20-30%nya adalah Pemilih Pemula. Besarnya jumlah pemilih pemula yang didominasi oleh kaum muda tersebut menjadikan para pasangan calon pasangan presiden dan wakil presiden berlomba-lomba untuk merangkul mereka.

Sementara itu, menurut hasil survey lembaga Founding Fathers House (FFH) Juni lalu, 78,6 persen publik menyatakan akan menggunakan hak pilih mereka. Sementara 1,4 persen menyatakan tidak akan memilih (golput). Sedangkan 20 persen publik masih menyatakan tidak tahu akan memilih calon yang mana. Masyarakat ini dikhawatirkan akan lari menjadi golput.

Angka golput yang tinggi pun datang dari pemilih muda. Hal ini juga telah menjadi perhatian dari pihak KPU. Pemilih muda umumnya apatis terhadap politik. Hal ini dikarenakan banyaknya praktik politik yang tidak simpatik sehingga kaum muda menjadi malas untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan politik.

Maraknya kampanye hitam pun membuat masyarakat menjadi semakin apatis. Menjelang Pemilu Presiden 2014 ini, kampanye hitam muncul dalam berbagai bentuk dan dilakukan secara terang-terangan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengatakan kampanye hitam yang muncul di media sosial saat ini terjadi dalam skala yang belum pernah ada sebelumnya.

Belakangan ini banyak akun-akun di media sosial yang mengembangkan isu, baik isu positif maupun negatif hingga hal-hal yang mengarah pada fitnah guna mendapatkan dukungan. Sasaran utama dari praktik kampanye hitam yang dilakukan di media sosial adalah kaum muda sebagai pengguna aktif terbanyak dari media sosial.

Oleh karena itu, untuk memilih Calon Presiden dan Wakil Presiden yang terbaik, rakyat Indonesia harus cermat dalam menilai pemimpin mana yang berintegritas, berkualitas dan memiliki kapabilitas. Untuk itu, pemilih harus terlebih dahulu mengetahui visi, misi, program dan riwayat hidup dari calon yang akan dipilihnya.

Visi dan misi merupakan hal yang sangat penting dan mendasar bagi Calon Presiden dan Wakil Presiden. Hal ini dikarenakan, visi mengandung nilai-nilai, aspirasi serta kebutuhan calon di masa depan. Visi harus mengandung karakteristik seperti, menarik, realistis dan dapat dicapai, jelas, aspiratif dan responsif terhadap perubahan, serta mudah dipahami. Sedangkan misi merupakan lanjutan dari visi. Misi menempati posisi strategis, karena secara filosofis harus mampu menerjemahkan visi dan secara teknis harus mampu diimplemantasikan ke dalam program.

Kecermatan dan kecerdasan pemilih dan masyarakat dalam menilai visi dan misi merupakan sesuatu yang sangat penting dalam menentukan pilihan. Kesalahan menilai visi dan misi tersebut akan menimbulkan kesalahan dalam menentuan pilihan. Oleh karena itu, penting agar pemilih mengetahui visi dan misi dari pasangan Capres dan Cawapres Pemilu 2014.

Dalam pemilu tahun ini terdapat dua pasangan Capres dan Cawapres, yakni Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang mendapatkan nomor urut 1 dan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang mendapat nomor urut 2. Berikut adalah visi dan misi dari masing-masing Calon Presiden dan Wakil Presiden yang dapat dicermati oleh Pemilih.

Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Hatta Rajasa

VISI:
“Membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur serta bermartabat”
MISI:
-Mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang aman dan stabil, sejahtera, demokratis dan berdaulat, serta berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia, serta konsisten melaksanakan Pancasila dan UUD 1945.
-Mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, berkerakyatan, dan mandiri.
-Mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sosial, dengan sumber daya manusia yang berakhlak, berbudaya luhur, berkualitas tinggi: sehat, cerdas, kreatif, dan trampil.

Calon Presiden Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla
VISI:
“Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong”
MISI:
-Mewujudkan keamanan nasional yang mampu menjaga kedaulatan wilayah, menopang kemandirian ekonomi dengan mengamankan sumber daya maritim, dan mencerminkan kepribadian Indonesia sebagai Negara kepulauan.
-Mewujudkan masyarakat maju, berkeseimbangan, dan demokratis berlandaskan Negara hukum.
-Mewujudkan politik luar negeri bebas-aktif dan memperkuat jati diri sebagai Negara maritim.
-Mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera.
-Mewujudkan bangsa yang berdaya saing.
-Mewujudkan Indonesia menjadi Negara maritim yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional.
-Mewujudkan masyarakat yang berkpribadian dalam kebudayaan.



30 June, 2014

Berhalo-halo Bandung untuk Ekspansi ke Aljazair

Dahlan Iskan, Menteri BUMN RI

 

Akhirnya dua perusahaan BUMN berhasil masuk ke Aljazair. Sebuah negeri yang begitu bangga pada Indonesia. Juga pada Bung Karno. Dan tentu kini juga bangga pada sepakbolanya. Negeri asal-usul Zinedine Zidane ini untuk pertama kalinya berhasil masuk babak 16 besar Piala Dunia.

Dua BUMN itu adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika dan PT Pertamina (Persero).

Aljazair lebih muda dari Indonesia. Negeri di Afrika Utara ini merdeka dari Prancis tahun 1956. Indonesia dianggap berjasa karena kemerdekaan itu terjadi hanya setahun setelah tokoh-tokoh perang kemerdekaannya menghadiri KTT Asia Afrika, yang diselenggarakan oleh Bung Karno di Bandung.

Utusan Aljazair ketika itu adalah Hocine Ait Ahmed dan M’hammed Yazid. Ada satu tokoh lagi bernama Chedli Mekki yang ngotot ingin hadir. Setelah terjadi tarik-menarik kecil, akhirnya disepakati tiga-tiganya jadi utusan resmi dengan ketua delegasi Hocine Ait Ahmed. Prancis marah. Bung Karno diprotes keras karena memosisikan Aljazair sebagai negara merdeka.

Di Bandung itulah gerakan menuntut kemerdekaan dimantapkan.Tiba kembali di Aljazair mereka menetapkan kota di pegunungan Batna sebagai pusat revolusi pembebasan. Kota Batna kira-kira 500 km di timur Algier, ibu kota Aljazair. Itulah sebabnya, Batna ditetapkan sebagai kota perjuangan.

Wika kini membangun highway menuju arah timur negeri itu. Dengan highway baru ini jarak dari ibu kota ke Constantine, kota terbesar kedua di Aljazair, bisa ditempuh dalam tiga jam. Padahal jaraknya seperti Jakarta-Semarang.

Baru di jalan inilah saya merasakan naik mobil dengan kecepatan 180 km per jam. Kemulusan, kelapangan, dan kelonggaran lalulintasnya memang memungkinkan kendaraan dipacu maksimal. Jalan dua arah ini masing-masing tiga lajur. Mirip jalan dari Mekah ke Madinah. Tidak perlu bayar tol.

Memang tidak semua dibangun Wika. Tapi justru itu kita bisa membandingkan kualitasnya. Sebagian ruas dibangun kontraktor Tiongkok dan sebagian lagi kontraktor lokal. Tapi pejabat yang kompeten di Aljazair mengatakan kepada saya: yang dibangun Wikalah yang terbaik.

Penilaian yang membanggakan itu saya umumkan saat saya bertemu seluruh pekerja Wika di base camp mereka, di tengah-tengah padang perbukitan yang luas antara Algier dan Constantine. Mereka yang umumnya dari Jember, Wonosobo, Cilacap, Bandung, dan Cirebon bertepuk tangan. Jumlah pekerja dari Indonesia sampai 1.200 orang.

Dengan reputasi yang begitu bagus Wika akan terus dapat proyek di sana. Dan kian panjang pula daftar pengalaman Wika di negara-negara Arab. Stasiun monorel di tengah kota Dubai itu Wika yang membangun.

Bahkan Wika pernah membangun mal di ibu kota Libya, Tripoli. Namun ketika mal itu hampir tuntas meletuslah revolusi rakyat untuk menjatuhkan presiden Muammar Qadafi.

“Kami sudah diminta kembali menyelesaikan mal itu, tapi kami tunggu dulu kapan Indonesia membuka kembali kedutaan di Tripoli,” ujar Bintang Perbowo, Dirut Wijaya Karya.

Hari itu, meski hanya satu malam di Aljazair, saya memilih bermalam di kota Contantine. Pukul 21.00 kami baru tiba di kota itu. Langsung makan kambing Arab dan nonton pertandingan sepakbola di TV sampai jam 01.00 dini hari. Maklum sepakbola Aljazair lagi naik daun. Habis subuh kami menyusuri jalan yang sama kembali ke Algier.

Meski memakan waktu tiga jam, perjalanan ini tidak melelahkan. Di samping karena jalannya sangat mulus, dubes kita di Aljazair Achmad Ni’am Salim yang mendampingi saya, ahli bercerita. Mulai kondisi di Aljazair, praktik-praktik keagamaan madzhab Maliki yang dianut di Aljazair, sampai ke humor-humornya yang segar.

Khas ulama muda NU yang cerdas. Dia memang diplomat nonkarir. Dia pengurus DPP PKB.

Saya, yang seperti umumnya orang Indonesia termasuk bermadzhab Syafi’i, bisa banyak bertanya mengenai penganut Maliki. Sebagai orang yang juga pernah hidup di tengah-tengah muslim bermadzhab Hambali di Tiongkok dan Asia Tengah, maka pengetahuan saya tentang madzhab Maliki menjadi lebih hidup.

Tentu saya berterima kasih pada Pak Ni’am Salim. Pak Dubes ini berperan besar dalam membantu BUMN masuk ke Aljazair.

Di Aljazair inilah untuk pertama kalinya Indonesia tercatat memiliki ladang minyak di luar negeri. Sudah lama Pertamina berusaha masuk ke Vietnam, Malaysia, Irak, dan Venezuela. Namun sulitnya bukan main. Baru di Aljazair inilah menjadi kenyataan yang benar-benar nyata.

Maka kalau selama ini kita kebanjiran perusahaan minyak asing, kini kita mulai menjadi perusahaan minyak asing di negeri orang.

Saya bersyukur Pertamina berhasil masuk Aljazair. Lebih bersyukur daripada, misalnya, waktu itu berhasil masuk Venezuela. Rasanya kita akan lebih mantap berusaha di Aljazair ini, antara lain karena adanya hubungan sejarah yang lebih dalam dengan Indonesia. Orang-orang Aljazair merasa bersaudara dengan Indonesia.

Dari Constantine saya langsung ke kantor Pertamina. Semula saya tidak ingin memberitahu kedatangan saya ini, namun karena Sabtu itu hari libur saya khawatir kantornya tutup. Maka begitu mendarat di Algier dari Casablanca, Maroko, saya memberitahu mereka.

Ternyata, meski Sabtu, kantor Pertamina di Algier ramai sekali. Kebetulan Dirut PT Pertamina Aljazair, anak perusahaan Pertamina yang dibentuk khusus untuk usaha di sana, Djoko Imanharjo lagi berkunjung ke Algier. Vice President yang juga country manager Eko Rukmono dan semua manajer lapangan juga lagi kumpul. Rupanya mereka mau rapat.

Mengingat besarnya simpati pemerintah Aljazair kepada Indonesia, tak ada salahnya Pertamina menjadikan Aljazair sebagai basis pengembangan untuk kawasan Arab dan sekitarnya.

Dari kunjungan ini saya menangkap suasana kebatinan yang mantap untuk memperkokoh pijakan kita di Aljazair. Wika sudah hampir merampungkan proyek pertamanya. Ini nyata. Pertamina sudah benar-benar mulai mengoperasikan ladang minyaknya. Ini juga nyata. Bahkan Pertamina sudah tiga kali mengapalkan hasil minyak mentahnya dari Aljazair dengan total hampir 1 juta barel.

Semangat Bandung rasanya bisa terwujud nyata di sini. Baik partner Wika maupun partner Pertamina sangat emosional. Setiap kali mereka berkunjung ke Indonesia selalu minta diantar ke Bandung. Mereka ingin tahu gedung KTT Asia Afrika.

“Sampai sampai saya malu. Saya sendiri belum pernah masuk gedung itu,” ujar seorang manajer Pertamina. “Ketika mengantar mereka, saya terperangah. Mereka sampai sujud di dalam gedung itu. Mereka berdoa seperti tidak habis-habisnya bersyukur. Mereka tahu di kursi mana pemimpin mereka duduk, dan posisinya di sebelah siapa dari negara mana.”

Saat terbang meninggalkan Aljazair saya tercenung. Kita harus lebih serius. Pembangunan di Aljazair begitu banyak. Setiap kota lagi membangun kota baru. Algier sendiri sedang membangun water front city yang baru. Ini akan jadi bagian kota yang paling indah.

Di situ juga lagi dibangun masjid yang akan menjadi terbesar dan terindah di Aljazair. Dan yang membangun adalah: kontraktor dari Tiongkok. Selamat berjuang, Pak Bintang!

Pertamina juga sudah kian tahu begitu banyak ladang minyak baru di Aljazair. Selamat berjuang, Bu Karen!

Anda berdua bisa berhalo-halo Bandung di sana!

*Dahlan Iskan, Menteri BUMN RI

(Setper-30/6)